Travel

Pameran Wonderland di ArtScience Singapura Ajak Kamu untuk Berpetualang!

Selasa, 30 April 2019 23:46 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Anisa Kurniasih

TRIBUN-VIDEO.COM, SINGAPURA - Bagi kamu yang sudah berencana berlibur ke Singapura, berkunjung ke Museum ArtScience yang berada di kawasan Marina Bay Sands nampaknya bisa jadi rekomendasi yang tepat.

Apalagi jika kamu penggemar film Alice in Wonderland yang sempat booming pada masanya yang menginspirasi hadirnya pameran bertajuk Wonderland di museum tersebut.

Saat berkunjung ke museum ini, kamu akan diajak untuk masuk ke dunia petualangan nan ajaib di pameran Wonderland yang baru saja dibuka mulai 13 April 2019.

Wonderland merupakan pameran interaktif untuk segala usia yang mengangkat kisah abadi karya Lewis Carroll tentang seorang anak perempuan bernama Alice dan petualangannya di negeri ajaib (Wonderland).

Dikembangkan oleh Australian Centre for the Moving Image (ACMI), pameran penuh inovasi ini akan melakukan perhentian pertama tur global di Museum ArtScience, Singapura.

Wonderland merupakan satu-satunya pameran yang menghadirkan petualangan Alice melalui budaya populer.

Disini, para pengunjung dapat melakukan perjalanan seru dengan menyaksikannya melalui kaca dunia yang menyenangkan dan dijamin akan terpesona.

Pengunjung dapat menyelami dunia ajaib dengan elemen latar teatrikal yang interaktif, serta alat peraga yang unik dan karya seni audio visual yang menakjubkan.

Pameran ini mengungkap bagaimana para seniman dan pembuat film menuangkan Alice dan kisahnya selama lebih dari seabad.

Dengan menggabungkan koleksi pilihan materi-materi di balik layar, pameran ini mencakup lebih dari 300 artefak dan objek, termasuk koleksi buku edisi pertama, gambar, kostum asli, film, proyektor lentera ajaib, animasi, boneka, dan juga karya asli perancang teater Anna Tregloan, dan studio digital kreatif, antara lain Sandpit, Grumpy Sailor dan Mosster Studio.

Wonderland akan membawa pengunjung masuk ke lanskap imajinasi Alice, bertemu para makhluk yang terkenal dalam kisah-kisahnya dan menjelajahi dunianya dengan suguhan yang kreatif dan membuat penasaran.

Ada pula pintu rahasia yang wajib ditemukan, laci misterius untuk digeledah dan koridor berliku untuk menavigasi yang disertai dengan alat peraga yang unik dan pengalaman digital yang luar biasa dengan menampilkan kisah Alice menjadi nyata.

Wonderland mengambil inspirasi dari cerita-cerita Lewis Carroll, Alice Adventures in Wonderland and Alice Through the Looking Glass dan What Alice Found There yang diadaptasi puluhan kali untuk keperluan layar lebar dalam kurun waktu lebih dari seabad.

Hal ini membuat Alice in Wonderland dapat digunakan sebagai salah satu cara dalam melacak sejarah gambar bergerak melalui tampilan pameran yang memetakan pergeseran budaya, teknologi, dan sosial dari masing-masing interpretasi visual para pembuat film tentang Alice dan petualangannya.

Mulai dari adaptasi layar perdananya di tahun 1903 oleh Cecil M Hepworth sampai film blockbuster kontemporer tahun 2000-an, Wonderland juga menampilkan perkembangan dalam efek khusus dari hiburan pra-sinematik pada film bisu, animasi untuk boneka, film live-action, CGI, 3D dan lainnya.

Nah bagi kalian yang penasaran, untuk informasi lebih lanjut tentang Wonderland, bisa langsung kunjungi https://www.marinabaysands.com/museum/wonderland.html. (*)

ARTIKEL POPULER:

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Ribuan Warga Padati Tempat Reka Adegan Ulang Guru Honorer yang Dimutilasi

Seorang Ayah Kehilangan Nyawa setelah Injak IPhone Milik Anaknya

TONTON JUGA:

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: TribunJakarta
Tags
   #Singapura   #ArtScience
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved