Kamis, 30 April 2026

Tribunnews Update

Respons Santai Hamas Diancam Donald Trump soal Pembebasan Sandera, Sebut akan Rugikan Israel Sendiri

Kamis, 6 Maret 2025 19:45 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Kelompok Hamas menanggapi ancaman yang dikeluarkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Pada Rabu (5/3/2025), Trump mengancam Hamas dengan konsekuensi berat jika tidak segera membebaskan sandera Israel.

Dikutip dari Anadolu Agency, Juru Bicara Hamas Hazem Qassem menyebut ancaman Trump justru akan mempersulit upaya gencatan senjata.

Selain itu juga mendorong Israel untuk mundur dari perjanjian tersebut.

Baca: Trump Lontarkan Ultimatum Terakhirnya, Minta Hamas Kembalikan Semua Sandera & Singgung Kata Sakit

"Ancaman-ancaman ini memperumit masalah perjanjian gencatan senjata," kata Qassem.

Hassem menegaskan kembali ada perjanjian yang ditandatangani Washington sebagai salah satu mediatornya.

Perjanjian itu mencakup pembebebasan semua tahanan Israel di Gaza dalam tiga tahap.

Saat ini, gencatan senjata baru selesai di tahap satu dan Israel menolak untuk melanjutkan.

Baca: Hamas Luncurkan 1.000 Roket ke Zona Militer di Kfar Aza, Klaim IDF Gagal Hadapi Serangan Mendadak

Artinya, pembebasan sandera tidak dapat dilakukan seperti yang dikehendaki Trump.

Qassem menyebut, AS harus membujuk Israel agar mau melanjutkan gencatan senjata untuk tahap kedua.

"Pemerintah AS diharuskan menekan pendudukan agar memasuki negosiasi tahap kedua, sebagaimana ditetapkan dalam perjanjian gencatan senjata," imbuh dia.

(Tribun-Video.com)

Artikel telah tayang di sini 

    
# Respons # Hamas # Donald Trump # Pembebasan sandera

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Mellinia Pranandari Putri Kristianto
Sumber: Tribun Video

Tags
   #Respons   #Hamas   #Donald Trump   #Pembebasan sandera

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved