Tribunnews Update
Seusai PT Sritex Pailit dan PHK Massal, Wapres Gibran 'Disentil' hingga Janji Kampanye Ditagih
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Tragedi penutupan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) pada 1 Maret 2025 berbuntut panjang.
Akibatnya, lebih dari 10.000 orang kehilangan pekerjaan hingga memperburuk situasi ketenagakerjaan di Indonesia.
Baca: Angin Segar Korban PHK PT Sritex? DPR Bakal Kawal Hak-hak Karyawan Imbas Perusahaan Pailit
Selain itu, PHK massal juga terjadi di perusahaan besar seperti Yamaha, KFC, dan Sanken.
Lantas kejadian itu membuat warganet menyentil Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, terkait janjinya membuka 19 juta lapangan pekerjaan.
Diketahui janji tersebut disampaikan saat debat Cawapres pada Januari 2024 silam.
Baca: Angin Segar Korban PHK PT Sritex? DPR Bakal Kawal Hak-hak Karyawan Imbas Perusahaan Pailit
Kala itu Gibran berjanji lima juta lapangan kerja akan menjadi "green jobs" atau pekerjaan ramah lingkungan.
Tak hanya itu, publik juga mengaitkan janji Gibran dengan program Makan Bergizi Gratis yang diberikan kepada anak-anak.
Namun, orang tua kehilangan mata pencaharian.
Hal ini semakin menambah sorotan terhadap kinerja pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja.
Baca: Pernah Jamin Sritex Tak Tutup, Kini Emmanuel Ebenezer Membisu saat 10.000 Buruh Kena PHK Massal
Gibran kini mendapat sorotan tajam terkait janjinya yang belum terealisasi. (Tribun-video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Buntut Sritex Tutup hingga PHK Massal Karyawannya, Wapres Gibran Disentil, Janji Kampanye Ditagih
# TRIBUNNEWS UPDATE # PT Sritex # PHK Massal # pailit # Gibran
Reporter: Anggraheni WidyaWitari
Video Production: Muhammad TaufiqRahman
Sumber: Surya
Tribunnews Update
Iran Sebut Pungutan Biaya di Selat Hormuz sebagai Biaya Keamanan Navigasi
Selasa, 26 Mei 2026
Tribunnews Update
Gencatan Senjata Masih Berlangsung, Netanyahu Perintahkan IDF Tingkatkan Serangan ke Hizbullah
Selasa, 26 Mei 2026
Tribunnews Update
Iran Sebut Negosiasi Ada Kemajuan, tapi Bantah Kesepakatan Damai dengan AS akan Tercapai Waktu Dekat
Selasa, 26 Mei 2026
Tribunnews Update
Negosiasi AS Iran Alot, Mediator Ungkap Program Nuklir Teheran dan Sanksi Ekonomi Jadi Hal Sulit
Selasa, 26 Mei 2026
Tribunnews Update
Polemik WO Marwah, Tak Hanya Tipu Pengantin di Bekasi, tapi Juga Telat Bayar Gaji Karyawan
Selasa, 26 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.