Tribun Video Update
Sinyal Israel Siap Perpanjang Gencatan Senjata di Gaza, Minta Lebih Banyak Sandera Dibebaskan
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Israel dikabarkan siap memperpanjang gencatan senjata di Gaza.
Namun tentu saja, Israel meminta agar Hamas membebaskan lebih banyak sandera.
Rencana itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Sa'ar pada Kamis (27/2/2025).
Dalam konferensi pers di Yerusalem, Sa'ar menyatakan bahwa delegasi Israel akan pergi ke Kairo, Mesir untuk melakukan negosiasi.
Baca: Perdana! Israel Akui Angkatan Udaranya Terapkan Protokol Hannibal: Bebas Tembak Apapun yang Bergerak
Baca: Rangkuman Perang Ke-511: Kemerdekaan Israel Coba Direbut oleh Pejuang Hamas, Divisi Gaza Gagal Akut
Dikutip dari Anadolu Ajansi, sejauh ini, 25 tawanan Israel dan delapan jenazah sandera telah diserahkan Hamas.
Jumlah tersebut sebagai ganti atas lebih dari 1.100 tahanan Palestina yang dibebaskan dalam kesepakatan gencatan senjata tahap pertama.
Israel memperkirakan, masih ada 59 sandera yang ditawan di Jalur Gaza dengan sedikitnya 20 orang yang masih hidup.
Pihak Zionis pun berharap agar para sandera itu dapat dibebaskan saat tahap kedua gencatan senjata di Gaza diberlakukan.
(Tribun-Video.com)
Artikel telah tayang di sini
# Israel # gencatan senjata # Gaza # sandera
Reporter: Isti Ira Kartika Sari
Video Production: Erwin Joko Prasetyo
Sumber: Tribun Video
TRIBUNNEWS UPDATE
Israel Hancurkan 17 Kamera UNIFIL di Lebanon Selatan, Markas PBB Terancam dalam Konflik
2 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Operasi IRGC Hantam Israel dan Picu Pemadaman Listrik, 120 Warga Terluka di Tel Aviv dan Naqab
2 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Yaman Bongkar Operasi Jaringan Mata-mata Terkait Israel yang Beroperasi di Dalam Negeri
2 hari lalu
Terkini Nasional
Pasukan UNIFIL Indonesia Diserang Lagi! 3 Prajurit TNI Terluka, Kemlu Minta DK PBB Gelar Pertemuan
2 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Lintasan Rudal Cluster Terekam di Langit Ramallah saat Serangan Iran dan Israel Terus Berlanjut
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.