Tribunnews Update
Memanas! Hamas Selidiki Kesalahan Penyerahan Jenazah Sandera Israel demi Redam Amarah Netanyahu
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM- Demi meredam amarah dan ancaman Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Hamas menyelidiki kesalahan penyerahan jenazah sandera Israel.
Menurut anggota biro politik Hamas, Basem Naim, kesalahan yang tak diharapkan bisa saja terjadi.
Terutama karena pemboman Zionis yang mencampurkan jasad sandera Israel dan warga Palestina.
Yakni, ribuan jenazah masih terkubur di bawah reruntuhan bangunan.
Baca: Netanyahu Ketakutan! Tel Aviv Dihantui Teror Beruntun, Bus-bus Meledak & Bom Tertanam di Kereta Api
"Kami menegaskan bahwa tidak sesuai dengan nilai-nilai atau kepentingan kami untuk menahan badan mana pun atau tidak mematuhi perjanjian dan kesepakatan yang kami tandatangani," kata Basem Naim, dikutip dari Reuters.
Terkini, Basem Naim menyebut akan memberikan pengumuman lebih lanjut terkait hasilnya.
Sebelumnya, Hamas harus menyerahkan empat jenazah, di antaranya Shiri Bibas beserta kedua anaknya, Kfir dan Ariel, serta Oded Lifshitz.
Namun, rupanya jenazah Shiri Bibas tak ada di dalam peti mati yang diserahkan Hamas ke Israel.
Baca: 6 Pegawai BPN Dipecat Menteri Nusron Wahid Buntut Pagar Laut Bekasi, Ini Peran Para Pelaku
Akibatnya, Netanyahu mengancam akan melakukan pembalasan imbas Hamas gagal melepaskan jenazah sandera Shiri Bibas.
"Kami akan bertindak dengan tekad untuk membawa pulang Shiri beserta seluruh sandera kami - baik yang hidup maupun yang sudah meninggal - dan memastikan Hamas membayar harga penuh atas pelanggaran perjanjian yang kejam dan jahat ini," jelas Netanyahu
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Demi Redam Amarah Netanyahu, Hamas Selidiki Kesalahan Penyerahan Jenazah Sandera Israel
# Hamas # Kesalahan # Penyerahan # Sandera Israel
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Mellinia Pranandari Putri Kristianto
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Sebut Hamas Kecewa kepada Indonesia seusai Gabung BoP Bentukan Trump, Faisal: Lemahkan Pejuang
6 hari lalu
Tribunnews Update
11 Orang Dilaporkan Tewas di Gaza: 2 di Antaranya Anak-anak, Kena Serangan Israel di Palestina
Rabu, 15 April 2026
Nasional
Imparsial Nilai Penyerahan Jabatan Kabais TNI Berpotensi Cuci Tangan oleh Aktor Intelektual Kasus
Kamis, 26 Maret 2026
Terkini Nasional
Prabowo Subianto Tegaskan Tujuan Misi ke Gaza Bukan untuk Lucuti Senjata Hamas
Jumat, 20 Maret 2026
Mancanegara
Surat Rahasia Bocor! Israel Klaim Hamas Kirim Pesan ke Mojtaba hingga Ejek Negara Teluk Lemah
Rabu, 18 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.