Jumat, 4 April 2025

Local Experience

Kupi Boh Manok Weng dan Lemang Lameu, Nikmatnya Kuliner Aceh dengan Suasana Pedesaan di Pidie

Sabtu, 1 Februari 2025 12:07 WIB
Serambi Indonesia

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Kupi Boh Manow Weng, nama yang unik untuk untuk sebuah sajian minuman khas Pidie, Aceh ternyata memiliki rasa yang sangat lezat dan nikmat.

Boh Manow Weng atau biasa disingkat BMW, yang artinya telur ayam kocok. Telur ayam mentah dikocok lalu diseduh dengan kopi panas. Itulah yang dimaksud dengan kopi BMW.

Di Aceh, Kupi Boh Manok Weng merupkan minuman ikonik dan sangat populer, sajian ini bisa dengan mudah anda jumpai pada warung-warung kopi tertentu yang menyediakan.

Tim Serambinews.com mendapat rekomendasi dari salah seorang narasumber yang juga orang Pidie, katanya, wisatawan tak lengkap rasanya kalau tidak mencicipi kuliner BMW satu ni.

Kami pun mencoba langsung merasakan Kupi Boh Manok Weng langsung dari Lameu, Kecamatan Sakti, Pidie. 

Ditemani rintik hujan, suasana pedesaan sangat kental sekali di warung BMW Lameu ini.

Keberadaan warungnya berada jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, berada di halaman rumah sang pemilik dengan kursi kayu dan pondok-pondok sukuran 1,5x1,5 meter dengan atap daun nipah. 

Penampilan warung yang sangat sederhana, tetapi warung ini tak pernah sepi karena rasa tiada dua.

Warung Kupi Boh Manok Weng Pidie ini paling lagendaris dan sudah ada sejak tahun 1991. 

Umumnya, Boh Manok Weng menggunakan telur ayam kampung, namun kali ini Iskandar (57), pemilik warung menggunakan telur ayam arab. 

"Pakai telur ayam arab, selain mudah didapat dan juga sedikit lebih murah," katanya kepada Serambinews.com, Jumat (22/11/2024).

Untuk telur, mereka menghabiskan 300 sampai 400 butir dalam sehari.

Dalam proses pembuatannya, hanya kuning telur mentah yang digunakan dan dimasukkan ke dalam gelas kecil lalu ditambahkan sedikit gula.

Kuning telur tersebut dikocok atau melalui proses shake dengan mixer selama beberapa menit hingga berbuih.

Saat kopi dimasukkan ke dalam gelas, telur kocok akan naik ke permukaan dan kopi turun ke pangkal gelas. Minuman ini memiliki tekstur kental dan lembut ketika masuk ke dalam mulut.

Saat BMW itu masuk ke rongga mulut, pertama terasa adalah rasa telur, baru diakhiri rasa kopi. Meski telur mentah, minuman ini hanya memiliki bau amis yang terbilang sedikit.

Satu gelas Boh Manok Weng memiliki harga mulai dari Rp 8.000 jika pakai kopi dan teh, namun apabila menggunakan susu akan ditambah Rp 3.000.

Sajian Boh Manok Weng akan semakin lezat jika dinikmati bersama Lemang, kudapan khas Aceh yang dimasak dalam bambu.

Lemang terbuat dari campuran beras ketan dan santan, proses memasak dilakukan dengan cara memasukkan beras yang telah dicampur dengan santan ke dalam batang bambu yang tak terlalu besar kemudian dibakar.

Proses pembakaran lemang juga berlangsung di kedai tersebut sehingga menambah kesan suasana dapur di rumah-rumah yang terletak di pedesaan.

Rasa lemang di warung Lameu ini terbilang beda dari yang lain, dimana rasa lemangnya terdapat rasa manis dan gurih serta lembut pada teksturnya.

"Lemangnya enak, beda dari yang lain, manis juga. Biasanya aku nggak suka lemang tapi kali ini lemangnya enak," kata Yeni (27), pelanggan asal Banda Aceh saat menyantap kudapan yang dibakar dengan api itu. 

Sementara itu, Reza, pegawai warung Lameu mengatakan, dalam sehari mereka bisa menjual 130 sampai batang lemang.

Lemang tersebut dibuat langsung dengan resep turun temurun oleh keluaraga.

“Saat musim durian tiba pengunjung juga akan lebih ramai ke sini, karena duriann dengan leumang paduan yang lengkap lezatnya,” katanya lagi.

Sehari-hari, Iskandar dibantu oleh istri, anaknya dan beberapa pegawainya.

So, sebelum anda penasaran lebih jauh dengan rasa kupi boh manok weng dan kudapan lemangnya, yuk datang ke Lameu, Pidie untuk merasakan sensasi kuliner Aceh yang lezat!

Program: Local Experience 
Editor Video: yohanes anton kurniawan

#Kupi #aceh #sigli #pidie #lemang #kuliner #makanan #localexperience

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: yohanes anton kurniawan
Sumber: Serambi Indonesia

Tags
   #Local Experience   #kuliner   #Aceh

Video TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved