Viral News
LIVE: KPK Bawa Dokumen dan Barang Elektronik dari Rumah Djan Faridz, Terkait Kasus Harun Masiku
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Dalam penggeledahan yang dilakukan pada Rabu (22/1), di rumah mantan Wantimpres Djan Faridz di Menteng, Jakarta Pusat, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa sejumlah barang bukti.
Di antaranya adalah dokumen dan juga barang elektronik.
Adapun penggeledahan ini terkait dengan penanganan kasus mantan caleg PDI Perjuangan, Harun Masiku.
Meski begitu, belum diketahui apa peran Djan Faridz dalam kasus yang turut menyeret Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto ini.
Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto dalam keterangan pada Kamis (23/1) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta mengatakan, keterlibatan Djan Faridz dalam kasus Harun Masiku akan diungkap di persidangan.
Untuk diketahui, proses penggeledahan di rumah Djan Faridz dilakukan pada Rabu (22/1) pukul 20.00 WIB hingga Kamis (23/1) pukul 01.05 WIB.
Seusai penggeledahan, rombongan penyidik KPK keluar dari rumah Djan Faridz dengan pengawalan polisi bersenjata.
Mereka juga membawa tiga buah koper yang kemudian dimasukkan ke bagian belakang mobil.
Penggeledahan rumah Djan Faridz ini kemudian direspons oleh Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi.
Arwani mengaku PPP terkejut ketika mendengar kabar penggeledahan mantan ketua umum partai Kabah itu.
Hingga kini Arwani mengaku belum berkomunikasi dengan Djan Faridz soal penggeledahan tersebut.
Meski begitu, PPP nantinya akan mencoba berkomunikasi dengan Djan Faridz terkait kasus Harun Masiku ini.
Arwani memastikan PPP nantinya menghormati seluruh proses hukum yang dilakukan KPK terhadap anggota Wantimpres era Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rumah Djan Faridz Di Menteng Jakarta Pusat Digeledah KPK Terkait Kasus Harun Masiku
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Okwida Kris Imawan Indra Cahaya
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
PDIP Kecam Serangan ke Prajurit TNI di Lebanon, Desak Pemerintah RI Ambil Peran secara Global
Selasa, 31 Maret 2026
Tribunnews Update
PDIP Habis Kesabaran, Tetap Polisikan Pemilik YouTube Penuduh Puan Jadi Koordinator Ijazah Jokowi
Senin, 30 Maret 2026
Tribunnews Update
Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Politisi PDIP Ferdinand Sentil Rekor Baru: Citra KPK Kian Pudar
Senin, 23 Maret 2026
Tribunnews Update
Jamin Transparansi, Barang Bukti Kasus Penyiraman Air Keras Diungkap ke Publik di Polda Metro Jaya
Kamis, 19 Maret 2026
Terkini Daerah
Kapolres Toraja Utara Pastikan Isu 160 Kg Sabu Dimakan Tikus Adalah Hoaks
Jumat, 13 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.