Terkini Daerah

Video Viral Hujan Es di Kunyit Tanahlaut Kalimantan Selatan

Sabtu, 13 April 2019 21:31 WIB
Banjarmasin Post

TRIBUN-VIDEO.COM, PELAIHARI - Tak diduga keluarga Sulaiman yang sedang bermain di luar rumah geger lantaran air hujan yang turun di rumahnya di Jalan Atilam Desa Kunyit Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanahlaut Kalimantan Selatan adalah butiran es.

Awalnya hujan diduga adalah es lantaran suara hujan yang jatuh di atap berbeda dari hujan biasanya.

"Bujuran hujan es," ujar keluarga Sulaiman yang juga direkam dalam video yang tersebar di media sosial.

Sementara kades Kunyit Kecamatan Bajuin, Muhammad Abduh kepada Banjarmasinpost.co.id membenarkan adanya hujan es.

"Saya tidak tahu juga ada hujan es di daerah saya, tapi dari video beredar benar itu rumah warga saya, Sulaiman di RT 06," terangnya.

Memang sebut Abduh air hujan yang jatuh di atap rumahnya juga berbeda dari biasanya.

"Kayak batu yang jatuh, kelentengan suaranya tapi kami tidak mengecek ke tanah," sebutnya.

Sebelumnya media sosial heboh lantaran hujan es di Kabupaten Tanahlaut tepatnya di Kecamatan Bajuin, Sabtu (13/4/2019).

Dari video yang beredar warga heboh lantaran air hujan yang juga bercampur butiran batu es.

Munculnya fenomena hujan es di Kalimantan Selatan mengakibatkan perhatian sejumlah pihak tak terkecuali Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Syamsuddin Noor Banjarbaru.

Kepala BMKG Syamsuddin Noor Banjarbaru, Karmana, Sabtu (13/4/2019) kepada Banjarmasinpost.co.id, mengatakan memang bisa terjadi Fenomena Hujan Es di Kalsel.

Sebab hujan es ini dapat melanda daerah- daerah yang dilalui garis ekuator atau khatulistiwa, berarti memiliki iklim tropis. Salah satunya adalah Indonesia, termasuk Kalsel.

"Hujan es ini bukanlah fenomena yang aneh dan langka di Indonesia. Beberapa hujan es telah terjadi di wilayah Indonesia, seperti Bandung, Banjarnegara, Medan, Madiun, Sumatera Barat, serta daerah daerah lainnya," urai Karmana.

Hujan es ini dapat terjadi Indonesia karena beberapa sebab, sebabnya karena adanya faktor- faktor yang mendukung terjadinya hujan es tersebut ada di wilayah Indonesia.

"Hujan es ini jika ukurannya tidak terlalu besar, sebenarnya tidak berbahaya, namun jika hujan yang turun mempunyai ukuran sebesar bongkahan es, ini yang akan membahayakan. Hal ini karena ukuran yang begitu besarnya dan jatuh dimana- mana maka akan menjadi berbahaya dan dapat bersifat merusak. Seperti halnya fenomena yang terjadi di Sumatera Barat bulan Mei 2014, hujan es yang turun menyebabkan puluhan rumah rusak, " jelas Karmana.

Disebutkan Karmana, pengertian hujan es ini dalam ilmu meteorologi disebut juga dengan hail. Hail atau hujan es ini adalah presipitasi yang terdiri atas bola-bola es.

"Salah satu pembentukan dari bola- bola es ini adalah melalui kondensasi uap air lewat proses pendinginan di atmosfer pada sebuah lapisan yang terdapat di atas level beku. Biasanya, hanya es yang berukuran besar saja yang terjadi dengan proses seperti ini. Karena ukurannya yang besar, sehingga meski es sudah turun ke suhu yang lebih hangat dan daerah lebih rendah, tidak semua es ini menjadi cair (mencair), " kata Karmana.

Perlu diketahui, lanjut Karmana, hujan es ini tidak hanya bisa turun di daerah subtropis saja, namun hujan es ini juga dapat terjadi di daerah sekitar garis ekuator atau daerah pembagian musim tropis, termasuk di Indonesia.

"Hujan es ini biasanya terjadinya tidak terlalu kelihatan, dan terjadinya hujan es ini disertai dengan hujan air. Hujan es ini biasanya terjadi hanya sekitar beberapa menit saja, kemudian setelah itu akan kembali ke hujan air normal seperti biasanya," runutnya.

Hujan disertai angin kencang juga memporak-porandakan RTH Kijang Mas Permai Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, Sabtu (13/4/2019). (DPRKPLH Kabupaten Tanahlaut)
Diuraikannya, Jika mengamati proses terjadinya hujan air, maka akan dijetahui bahwa hujan air bisa terjadi karena adanya penguapan air laut yang kemudian menjadi awan yang mengandung air, dan kemudia air tersebut turun menjadi jatuhan- jatuhan air yang disebut dengan hujan.

Namun apakah hal ini sama dengan yang menyebabkan hujan es turun? Ya, hal ini ternyata tidak terlalu berbeda debgan yang menyebabkan terjadinya hujan es. Salah satu yang menyebabkan terjadinya hujan es adalah pembekuan.

Dimana pada kondisi ini, uap air lewat dingin tertarik ke permukaan benih- benih es. Kemudian karena terjadi pengembunan yang mendadak, maka terjadi pembentukan es dengan ukuran yang sangat besar.

Sebenarnya hujan es ini bukanlah fenomena alam yang aneh dan langka. Hujan es ini sudah seringkali terjadi. Dan terjadinya hujan es ini bisa saja menimpa daerah- daerah tropis bahkan bukan di saat musim penghujan. Butiran es yang jatuh saat hujan es merupakan kondensasi dari air hujan yang menggumpal di atas permukaan bumi yang disebut dengan awan gelap.

Hujan es yang biasanya disertai dengan angin puting beliung ini berasal dari jenis jenis awan yang memiliki sel tunggal berlapis- lapis dekat dengan permukaan bumi.

Selain merubuhkan atap kanopi Majelis Ansor juga diketahui membuat beberapa pohon tumbang, Sabtu (13/4/2019). 

Selain itu dapat pula berasal dari multi sel awan, pertumbuhannya ini secara vertikal dan luas area horisontalnya sekitar 3 -5 kilometer. Hujan es ini terjadi dengan durasi yang sangat singkat, antara 3 hingga 5 menit.

Hujan es yang paling lama adalah dengan durasi 10 menit, dan itupun sangat jarang terjadi. Maka biasanya huja es ini sifatnya lokal dan tidak merata. Dan jenis yang berlapis- lapis ini menjulang arah vertikal hingga ketinggian lebih dari 30.000 kaki.

"Jenis awan yang bentuknya berlapis- lapis menyerupai kembang kol ini disebut dengan awan Cumulo Nimbus atau CB yang juga merupakan musuh terbesar para pilot pesawat," kata Karmana.

Sebenarnya datangnya hujan es ini, kata Karmana, dapat ketahui melalui tanda- tanda tertentu. Hujan es ini datangnya biasanya disertai dengan angin darat kencang atau kadang angin puting beliung." Turunnya hujan es ini dapat diprediksi dari sifat atau keadaan yang berada di sekitar kita. Hal ini menjadi sangat perlu diketahui oleh kita yang sedang berada di luar rumah," lontarnya. (BanjarmasinPost.com/Milna Sari)

Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul Video Viral di Medsos, Hujan Es di Kunyit Tanahlaut Kalsel

ARTIKEL POPULER:

Cak Nun Tegaskan Pilihlah Presiden Itu seperti Memilih Suami atau Istri

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Naik Mobil yang Dikira Uber Pesanannya, Seorang Wanita Tewas Dibunuh & Dibuang oleh Sopir

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Muhammad Eka Putra
Sumber: Banjarmasin Post
Tags
   #Pelaihari   #hujan es   #Viral Video
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved