Menangis di Ruang Sidang, Pelaku Pembakaran Satu Keluarga di Makassar Divonis Mati

Jumat, 12 April 2019 17:19 WIB
Tribun Timur

TRIBUN-VIDEO.COM - Dua pelaku pembakaran rumah yang menewaskan satu keluarga di Kelurahan Panampu, Kecamatan Tallo Makassar, Muhammad Ilham alias Ilho (23) dan Sulkifli Amir alias Ramma (22), menangis di ruang sidang Pengadilan Negeri Makassar, Kamis (11/4/2019).

Kedua terdakwa terbukti melakukan pembakaran rumah di Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Makassar, yang menewaskan enam warga.

Keenam warga yang meninggal itu adalah Sanusi (70), Bondeng (65), Musdalifah (40), Fahri alias Desta (24), Namira Ramadina (21) dan Hijaz.

Menurut Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar yang dipimpin langsung Supriyadi selaku Ketua Majelis Hakim dan hakim anggota lainnya Heneng Pujadi dan Rusdiyanto Lole, melanggar pasal sebagaimana dakwaan primair.

Yakni pasal 340 jo 55 ayat (1) ke-1 atau pasal 338 KUHP jo pasal 55 KUHP ayat (1) ke-1 atau Pasal 187 KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Perbuatan terdakwa telah menghilangkan nyawa orang lain secara sengaja dan berencana.

Menurut majelis hakim dalam amar putusanya bahwa hal yang memberatkan, karena perbuatan terdakwa menimbulkan penderitaan bagi keluarga korban.

Dimana dalam peristiwa itu mengakibatkan enam korban meninggal bernama Sanusi (70), Bondeng (65), Musdalifah (40), Fahri alias Desta (24), Namira Ramadina (21) dan Hijaz.

Perbutan terdakwa juga sangat meresahkan masyarakat .

Tedakwa juga pernah melakukan tindak pidana pasal 170.(*)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Pembakaran Satu Keluarga di Makassar Divonis Mati, Hakim: Tidak Ada yang Meringankan

Editor: Novri Eka Putra
Sumber: Tribun Timur
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved