Tribunnews Update
AS Sebut Rusia "Menyerang" di Tengah Kebakaran Los Angeles yang Meluas: Diserang Lewat Propaganda
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia mengecam AS yang membiarkan para narapidana ikut memadamkan kebakaran di Los Angeles.
Moskow mengatakan hal ini menjadi kemunafikan yang tidak jelas hingga disamakan dengan penggunaan kerja paksa.
Lantas, AS menuduh kecaman Rusia digunakan untuk menyerang Washington.
Dikutip dari RIA Novosti, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menyebut AS munafik.
Baca: Penampakan Rumah Terbelah usai Tertimpa Longsor di Area Kebakaran Los Angeles, Tertimbun Tanah
Kecaman itu disampaikan seusai para narapidana ikut serta memadamkan kebakaran Los Angeles.
Maria Zakharova mengatakan penggunaan narapidana sebagai petugas pemadam kebakaran tidak berbeda dengan penggunaan kerja paksa di Tiongkok.
Namun VOA News membantah dan menyebut klaim Maria Zakharova salah.
Dilaporkan, para narapidana itu secara sukarela bergabung dengan tim pemadam kebakaran di California.
Baca: Diduga Masih Banyak Korban Tewas Kebakaran Los Angeles, Polisi Kerahkan Anjing Lacak Cari Korban
Hal itu pun terjadi jika mereka memenuhi kualifikasi program yakni terkait kebugaran fisik dan catatan perilaku.
Adapun partisipasi sepenuhnya disebut bersifat operasional.
Pihak berwajib memastikan hanya narapidana yang bersedia memenuhi syarat yang dapat bergabung memadamkan kebarakan.
Sehingga hal itu bertolak belakang dengan penggunaan kerja paksa di Tiongkok.
(Tribun-Video.com)
Artikel telah tayang di sini
# Amerika Serikat # Rusia # kebakaran # Los Angeles
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Fegi Sahita
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
Momen Trump Disambut Meriah saat Tiba di China, Sempat Hentikan Langkah dan Kepalkan Tangan
9 jam lalu
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik AS-Iran: Intelijen AS Sebut Iran Bangkit, Inggris Kirim Jet! Italia Siaga di Teluk
10 jam lalu
Mancanegara
Berhasil Pulihkan 30 Pangkalan Rudal di Selat Hormuz, Iran Disebut Siap Serang Kapal AS
16 jam lalu
Mancanegara
Donald Trump Sesumbar Bisa Akhiri Perang dengan Iran Tanpa Bantuan dari China
17 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.