TRIBUNNEWS UPDATE
Penjelasan Kapolda Banten Diprotes Anak Bos Rental, Dinilai Tak Utuh: Sudah Ditodong, Ini Urgent
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Kapolda Banten, Irjen Suyudi Ario Seto mengungkap kronologi penggelapan yang berujung penembakan bos rental mobil, Ilyas Abdurrahman (48) di rest area 45 Tol Tangerang-Merak.
Namun, menurut putra korban, Agam Muhammad Nasrudin penjelasan kapolda pada Senin (6/1/2024) tak utuh.
Agam mengaku kecewa mendengar penjelasan dari Kapolda Banten Irjen Suyudi.
Pasalnya, ia menilai, ada kronologi yang tak disampaikan terkait awal mula peristiwa yang berujung penembakan itu.
Ia lantas mengungkap kronologi penembakan versi dirinya.
Baca: Oknum TNI Tak Berperikemanusiaan, Anak Bos Rental Mobil Desak Polisi Hukum Berat Pelaku Penembakan
Agam menyebut, sejak awal bertemu dengan pelaku di Pandeglang, ia dan sang ayah sudah ditodong pistol.
"Sangat disayangkan sekali, tadi pernyataan dari Bapak Kapolda ya, adanya pengurangan kata. Jadi awal mulanya itu kita sudah ditodongkan pistol terlebih dahulu pada saat di Pandeglang," kata Agam saat ditemui di Markas Koarmada RI, usai konferensi pers, Senin.
Akan tetapi, Agam tak menyebut siapa orang yang menodongkan pistol kepadanya.
Lantaran merasa terancam, Agam dan ayah beserta rekan sesama pemilik rental mobil meminta pertolongan kepada Polsek Cinangka.
Namun, saat melapor, mereka justru dianggap sebagai orang dari leasing yang akan mengambil kendaraan secara paksa.Â
"Karena kita mempercayakan keselamatan kita pada polisi. Nah, setelah itu pada saat kita mampir ke Polsek Cinangka, terjadilah penolakan itu, diprasangka dari petugas yang piket pada malam itu, dikira kita ini leasing," ungkap Agam.
Baca: Oknum TNI AL Dberi Sanksi Tegas hingga Diproses Hukum seusai Jadi Penembak Bos Rental Mobil
Padahal saat itu, bukti kepemilikan kendaraan sudah diserahkan pihaknya kepada Polsek Cinangka.Â
Namun, Polsek Cinangka disebut tetap menolak pengajuan pendampingan terhadap Agam beserta keluarga.Â
Ia lantas kecewa dengan pihak kepolisian lantaran ia sudah diancam dengan pistol namun, kepolisian dinilai tak bergerak.
"(Alasan menolak pendampingan) Karena kita satu dianggap leasing dan kita belum membuat LP (laporan), padahal dari situ jelas sekali ya, ketika orang sudah ditodongkan pistol, maka ini keadaan urgent, darurat, ini sudah seseorang meminta pertolongan, tidak perlu memikirkan administrasi pembuatan LP ini sudah jelas," ujar Agam.
(Tribun-Video.com/Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Protes Penjelasan Kapolda Tak Utuh, Anak Bos Rental: Kami Ditodong Pistol Lebih Dulu"
Program: Tribunnews Update
Host: Tri Suhartini
Editor Video: Valencia Frida
Uploader: bagus gema praditiya sukirman
#rentalmobil #bosrentalmobiltewas #pandeglang #restareakm45 #tangerangbanten #polsekcinangka #kapoldabanten #penembakantangerang
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: valencia frida varendy
Sumber: Kompas.com
To The Point
Kapolri dan Panglima TNI Kunjungi Keluarga Polisi Korban Penembakan saat Gerebek Sabung Ayam Lampung
7 hari lalu
Tribunnews Update
Kapolri & Panglima Temui Keluarga Polisi yang Tewas Ditembak TNI di Lampung, Disebut Beri Kesejukan
7 hari lalu
Tribunnews Update
Sakit Hati! Putri AKP Lusiyanto Minta Keadilan untuk Sang Ayah: Sudah Meninggal tapi Masih Difitnah
Rabu, 26 Maret 2025
To The Point
Update Kasus Sabung Ayam Lampung, Peltu Lubis Tersangka Judi, Kopka Basarsyah Tersangka Penembakan
Selasa, 25 Maret 2025
Nasional
2 Anggota TNI Ditetapkan Jadi Tersangka Penembakan 3 Polisi di Lampung, Diganjar Pasal 340
Selasa, 25 Maret 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.