Regional
LIVE UPDATE: Menteri P2MI Canangkan 5 Desa Migran Emas di Sigi, Peredaran Uang Palsu di RSUD Aloei
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (2/1/2025).
Kegiatan ini diadakan untuk memberikan sosialisasi mengenai peluang kerja dan migrasi aman kepada masyarakat.
Acara yang berlangsung di Lapangan Bola Desa Langaleso ini juga dirangkaikan dengan peluncuran program Desa Migran Produktif yang diresmikan langsung oleh Menteri P2MI.
Dalam sambutannya, Abdul Kadir Karding mengungkapkan kebanggaannya atas komitmen Kabupaten Sigi dalam mendukung program pekerja migran yang aman dan terorganisasi.
"Yang membuat saya bangga, hari ini kita bisa menandatangani prasasti Desa Migran Emas di kampung halaman saya sendiri, Sulawesi Tengah. Pagi tadi saya berada di Desa Ogoamas, perbatasan Donggala dan Tolitoli, dan kini saya bisa bertemu dengan masyarakat di Desa Langaleso, Sigi," ungkapnya.
Baca: Pernyataan Prabowo Direspons MA, Sebut Vonis 50 Tahun Penjara untuk Koruptor adalah Sebuah Penegasan
Sebagai Menteri P2MI yang baru, Abdul Kadir Karding menjelaskan bahwa ia diberi dua mandat utama oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Pertama, melindungi pekerja migran Indonesia di mana pun mereka berada, dan kedua, meningkatkan devisa melalui sinergi dengan lembaga-lembaga pelatihan," jelasnya.
Abdul Kadir juga menyoroti masalah utama yang sering dialami pekerja migran Indonesia, yaitu keberangkatan secara non-prosedural.
"Banyak yang berangkat lewat jalur tidak resmi, seperti calo atau sindikat. Akibatnya, pemerintah tidak tahu lokasi mereka bekerja, siapa pemberi kerja, atau apakah mereka dilindungi dengan baik," katanya.
Ia mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti prosedur resmi agar negara bisa memberikan perlindungan maksimal.
"Kalau ingin bekerja di luar negeri, pastikan memiliki izin keluarga, dukungan kepala desa, kesehatan fisik dan mental, BPJS Ketenagakerjaan, visa kerja, serta perjanjian kontrak yang jelas," tegas Abdul Kadir.
Abdul Kadir menyoroti peran besar pekerja migran dalam mendorong perekonomian Indonesia.
"Data menunjukkan, devisa yang dihasilkan pekerja migran mencapai Rp227 triliun. Ini adalah kontribusi terbesar setelah sektor migas," ujarnya.
Artikel ini telah tayang di TribunPalu.com dengan judul Menteri P2MI Ajak Masyarakat Sigi Berangkat Kerja ke Luar Negeri dengan Prosedur Aman
Reporter: Putri Dwi Arrini
Video Production: Rifqi Khusain
Sumber: Tribunnews.com
Menteri P2MI Sebut Bonus Demografi Bisa Jadi Bencana jika Tanpa "Skill"
Rabu, 11 Maret 2026
Terkini Nasional
Tertunda 22 Tahun! Rieke Diah Pitaloka Desak Baleg DPR RI Segera Sahkan RUU PPRT
Kamis, 5 Maret 2026
LIVE UPDATE
12 PMI Klungkung di UEA & Kuwait Diminta Waspada di Tengah Perang Timteng, Disnaker Tunggu Arahan
Selasa, 3 Maret 2026
Rakor Persiapan Pekerja Migran, Target 500 Ribu Lulusan SMK-SMA Kerja ke Luar Negeri
Selasa, 24 Februari 2026
LIVE UPDATE
Klarifikasi KP2MI, Pastikan Tewasnya Pekerja Migran Asal NTT karena Sakit Gagal Ginjal Bukan Disiksa
Jumat, 20 Februari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.