Sebut Hoaks Ganggu Kepercayaan Publik, KPU Bantah Setting Server Menangkan Salah Satu Paslon
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha
TRIBUN-VIDEO.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman mengungkap pihaknya mendatangi Bareskrim lantaran merasa hoaks server settingan mengganggu kepercayaan publik terhadap pihaknya.
"Malam ini, KPU merasa ada sesuatu yang penting dan perlu disampaikan kepada Bareskrim. Karena kami merasa bahwa itu mengganggu kepercayaan publik terhadap KPU, yang KPU disebut telah punya server dan menyetting servernya itu untuk memenangkan salah satu paslon," ujar Arief, di Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019).
Ia juga membantah bahwa pihaknya melakukan penyettingan seperti yang diberitakan dalam video tersebut.
Arief pun memberi tiga pernyataan mewakili KPU terkait hoaks tersebut. Pertama, ia menegaskan tidak benar bahwa server KPU ada di luar negeri.
"Semua server Kpu ada di dalam negeri dan dikerjakan oleh anak-anak bangsa," kata dia.
Pernyataan kedua, terkait dengan hasil pemilu, Arief menjelaskan jika hal tersebut diawali dengan proses penghitungan suara dan rekapitulasi dilakukan secara manual dan berjenjang.
Antara lain dimulai dari TPS, rapat pleno terbuka di BPK, KPU kabupaten/kota, rapat pleno di KPU Provinsi, dan rapat terbuka di KPU RI secara nasional.
"Kemudian yang ketiga, hasil scan form C1 yang selanjutnya diunggah di website KPU dilakukan setelah penghitungan suara di TPS," tuturnya.
Jadi pada dasarnya, kata dia, hasil suara di TPS sudah diketahui dulu oleh publik. Karena pada saat proses di TPS tersebut ada saksi, Panwas, pemantau, media massa, masyarakat pemilih, dan aparat keamanan.
"Dan semua pihak diberikan kesempatan untuk mendokumentasikan hasil penghitungan suara dalam form C1 Plano. Dengan demikian tidak benar tuduhan bahwa KPU sudah mensetting perolehan suara capres cawapres tertentu melalui sistem IT pada pemilu 2019," tukas Arief.(*)
Reporter: Vincentius Jyestha Candraditya
Videografer: Vincentius Jyestha Candraditya
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribunnews.com
Terkini Nasional
Abu Janda Tak Gentar seusai Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Bantah Tuduhan Hina Warga Sumbar
Rabu, 27 Mei 2026
Tribunnews Update
Abu Janda Bantah Tuduhan Hina Sumbar: Laporan Polisi Niatnya Bungkam Kasus Intoleransi
Rabu, 27 Mei 2026
Tribunnews Update
Alasan Ormas IKM Laporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri, Tak Terima Sumbar Dihina 'Barbar'
Rabu, 27 Mei 2026
Pabrik Kimia PT MCCI Cilegon Meledak, Puslabfor Bareskrim Polri Lakukan Olah TKP
Selasa, 26 Mei 2026
Tribunnews Update
GRIB Jaya Laporkan Balik Putri Penulis Ahmad Bahar atas Perintah Hercules, Klaim Sebarkan Hoaks
Selasa, 26 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.