Selasa, 14 April 2026

Regional

Sempat Dicegat Satpam UIN Alauddin Makassar, Tersangka Berdalih Mesin Dipakai untuk Cetak Buku

Minggu, 22 Desember 2024 14:18 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM- Terungkap cara tersangka Andi Ibrahim CS memasukkan mesin pencetak uang palsu ke Kampus II Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, Makassar.

Kapolres Gowa, AKBP Reonald Simanjuntak menyebut, mesin pencetak uang palsu yang beratnya hampir 3 ton dimasukkan ke kampus saat malam hari.

Untuk memudahkan mendorong, mesin tersebut dibawa menggunakan alat papan.

Namun, satpam setempat sempat mempertanyakan saat mesin pencetak uang palsu dibawa masuk kampus.

Tersangka pun berdalih mesin tersebut untuk mencetak buku dan akan disimpan di perpustakaan.

"Tersangka membawa mesin cetak uang palsu ke kampus tersebut menggunakan alat papan untuk memasukkan itu untuk memudahkan mendorong," kata Reonald.

Baca: Kesepakatan Gencatan Senjata Hamas & Militan Palestina dengan Israel Semakin Dekat

"Karena waktu rekonstruksi itu kita coba 25 personel untuk angkat mesin tersebut tidak bisa terangkat. Tapi kalau didorong pakai papan bisa." 

Kemudian, mesin tersebut dimasukkan di salah satu ruangan bekas toilet di perpustakaan.

Luas ruangan penyimpanan mesin tersebut sebesar 2x4 meter persegi.

Ruangan tersebut diberikan peredam suara dengan menggunakan gipsum yang di dalamnya terdapat gabus.

"Kalau pun kedengaran hanya seperti samar-samar saja dari dalam," ucapnya.

"Dan saat rekonstruksi ada beberapa lantai pecah pada saat dimasukkan oleh tersangka di salah satu ruangan bekas toilet di perpustakaan," jelasnya.


(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cara Tersangka Bawa Masuk Mesin Cetak Uang Palsu ke UIN Alauddin, Sempat Dicegat Satpam

#uangpalsu #uin #cetakuangpalsu

Editor: Restu Riyawan
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Rifqi Khusain
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #uang palsu   #UIN   #Makassar

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved