Senin, 20 April 2026

Mancanegara

1.400 Akun WhatsApp Disadap Mata-mata Israel, Pasang 'Spyware' Sasar Jurnalis hingga Pembangkang

Sabtu, 21 Desember 2024 16:10 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Hakim di Amerika Serikat (AS) menyatakan, perusahaan mata-mata Israel bertanggung jawab atas peretasan WhatsApp (WA).

Pada Jumat (20/12/2024), hakim Distrik Utara California Phyllis Hamilton memutuskan NSO Group bertanggung jawab atas peretasan dan pelanggaran kontrak.

Ia memutuskan mendukung pemilik WhatsApp Meta dalam gugatan yang menuduh firma mata-mata Israel NSO Group. 

Baca: Aksi Pembakaran & Vandalisme di Masjid Kota Marda Tepi Barat Diklaim Dilakukan oleh Orang Yahudi

Dikatakan, NSO Group mengeksploitasi bug di aplikasi perpesanan tersebut untuk memasang perangkat lunak mata-mata.

Program tersebut dikenal sebagai Pegasus, mengirimkan spyware ke ponsel yang ditargetkan melalui server WhatsApp.

Menurut gugatan tersebut, alat ini memungkinkan pengawasan terhadap 1.400 orang, termasuk jurnalis, aktivis hak asasi manusia, dan pembangkang.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Terbukti WhatsApp Disadap Perusahaan Mata-mata Israel, Bagaimana di Indonesia?

# penyadapan # perang # Israel # Palestina # Gaza # Zionis

Editor: Dyah Ayu Ambarwati
Reporter: Yustina Kartika Gati
Video Production: Ika Vidya Lestari
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #penyadapan   #perang   #Israel   #Palestina   #Gaza   #Zionis

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved