Jumat, 8 Mei 2026

Terkini Daerah

Sopir Dibui, Mental Lady Terguncang dan Ibunya Sering Nangis Buntut Kasus Penganiayaan Dokter Koas

Minggu, 15 Desember 2024 09:58 WIB
TribunJakarta

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Lady Aurellia Pramesti dan ibunya, Sri Meilina (SM) atau Lina diungkap kuasa hukum usai sang sopir, Fadilla alias Datuk bin Chairuddin Adil (36) ditetapkan menjadi tersangka kasus penganiayaan dokter Koas Universitas Sriwijaya (Unsri) Muhammad Lutfi Hadhyan (21).

Kini bukan hanya Fadilla saja yang kena imbasnya, namun mental Lady dikabarkan terguncang dan syok akibat penganiayaan terhadap Luthfi di kafe kawasan Demang Lebar Daun Palembang itu.

Ibunya pun demikian. Lina disebut kuasa hukumnya, Titis Rachamawati syok dan kerap menangis.

"Ibunya merasa bersalah. Karena inisiatif mau menemui korban tanpa sepengetahuan anaknya, muncul masalah ini," kata Titis dikutip dari Tribun Sumsel, Minggu (15/12/2024).

Kata Titis, keduanya lebih banyak menyendiri dan terguncang secara psikologis.

"Bukan menyendiri lagi, dua-duanya lebih sering menangis. Masih syok betul, semuanya syok," sambungnya.

Baca: Sopir Keluarga Lady Jadi Tersangka, Akui Khilaf Aniaya Dokter Koas di Palembang, Sampaikan Maaf

Baca: Harta Dedy Ayah Lady yand Jadi Pemicu Penganiayaan Dokter Koas, Kekayaan Naik Tajam Capai Rp 9 M

Lina Inisiatif Bertemu Luthfi

Sebelumnya, Lina berinisiatif turun tangan langsung menemui Luthfi usai Lady mengadukan jadwal jaganya, hingga berujung penganiayaan oleh sang sopir, Fadilla alias Datuk bin Chairuddin Adil (36)

Kuasa hukum Lina, Titis Rahcmawati, menyebut alasan kliennya menemui Luthfi lantaran merasa khawatir terkait kondisi anaknya.

Ditambah ia melihat kondisi Lady yang kurang sehat sehingga berinisiatif bertemu Luthfi.

"LD (Lina) ini merasa ada ketidakadilan dalam jadwal jaga malam itu, tapi sebenarnya dia tidak melapor kepada ibunya. Tetapi ibunya melihat kurang istirahat, terkesan stres, ibunya tanya 'kenapa kok jaga nggak libur-libur', akhirnya cerita dia (LD)," kata Titis dikutip dari Tribun Sumsel, Minggu (15/12/2024).

Dari sini, Lina sempat bertanya lebih dulu kepada Lady terkait ketua koasnya.

Lady pun, kata Titis sempat melarang ibunya untuk bertemu Luthfi.

"Anaknya sih keberatan, gak usahlah ini bukan urusan biarin aja," ungkapnya.

Sehingga pertemuan tersebut berlangsung tanpa sepengetahuan Lady.

Atas hal ini, Polda Sumatera Selatan (Sumsel) akan mendalami keterlibatan Lina dalam kasus tersebut.

"Kalau memang memenuhi semua unsur, alat bukti cukup, ada kemungkinan SMS turut menjadi tersangka," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Anwar Reksowidjojo di Palembang pada Sabtu (14/12/2024) seperti dikutip Kompas.id.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Buntut Kasus Penganiayaan Dokter Koas: Sopir Dibui, Mental Lady Terguncang, dan Ibunya Sering Nangis

Editor: Dimas HayyuAsa
Video Production: Muhammad Arief Prasetyo
Sumber: TribunJakarta

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved