Terkini Daerah
REAKSI SOK JAGOAN Agus Buntung MELOTOT gegara Dimaki Warga saat Rekonstruksi
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Peristiwa tak terduga terjadi saat polisi menggelar rekonstruksi kasus pelecehan seksual yang dilakukan Agus penyandang disabilitas.
Kejadian tersebut adalah Agus melotot menantap tajam warga seusai diteriaki umpatan kasar.
Saat itu warga yang geram dengan perilaku Agus, menerikan umpatan ke arah tersangka yang sedang dibonceng sepeda motor.
Agus yang mendengar umpatan tersebut langsung melotot tajam ke arah warga.
Ia terus menatap warga yang mengumpat hingga motor melaju lebih jauh.
Baca: Adab Astuti Istri Gus Miftah saat Bagi bagi Roti ke Santri Tuai Cibiran, Santri Harus Jalan Jongkok
Baca: Terungkap! Cara Agus Buntung Manipulasi dan Pilih Korbannya: Perempuan yang Duduk Sendiri di Taman
Adapun rekonstruksi kasus pelecehan Agus dilakukan di Taman Udayana, Nusa Tenggara Barat pada Rabu (11/12).
Rangkaian rekonstruksi dilakukan mulai dari Taman Udayana, lokasi pertemuan Agus dengan korban.
Dalam reka adegan, Agus dibonceng menuju homestay yang tak jauh dari Taman Udayana.
Pada momen tersebut Agus diteriaki umpatan oleh warga hingga membuat dirinya melotot tajam.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Agus Buntung Melotot Diteriaki Bajingan saat Rekonstruksi Pelecehan di Taman Udayana Mataram NTB
Video Production: Arie Setyaga Handika
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Guru Syamsiah Maafkan 9 Siswa Pelaku Pelecehan Verbal di SMAN 1 Purwakarta: Tak akan Saya Laporkan
7 hari lalu
Terkini Nasional
Besar Hati! Bu Atun Pilih Memaafkan seusai Dihina 9 Siswa di SMA Purwakarta Saya Doakan
7 hari lalu
KACAMATA HUKUM
KACAMATA HUKUM: Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus, Apa Batas Hukum Pelecehan Non-Fisik?
7 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Marak Pelecehan Seksual di Kampus, JPPI Usul Tak Cuma Pelaku yang Disanksi tapi Juga Universitas
Jumat, 17 April 2026
Viral
Orangtua Pelaku Pelecehan FH UI Minta Anak Tak Dihukum Berat, Salahkan Penyebar Grup Chat
Kamis, 16 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.