Travel

7 Ritual Budaya 'Aneh' dan Mengerikan di Dunia yang Masih Dilakukan hingga Sekarang

Jumat, 29 Maret 2019 07:32 WIB
TribunTravel.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Budaya adalah suatu cara hidup yang dimiliki oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Budaya juga tidak terlepas dari banyak unsur mulai dari adat istiadat hingga bahasa daerah tersebut.

Namun, ada beberapa ritual budaya yang dianggap 'aneh' dan mengerikan bagi sebagian besar orang, dan uniknya budaya itu masih ada hingga sekarang.

Merangkum dari beberapa sumber, berikut ini adalah tujuh ritual budaya yang dianggap aneh dan mengerikan yang masih dilakukan hingga sekarang:

1. Kanibalisme

Kanibalisme merupakan sebuah praktik memakan daging atau organ tubuh manusia.

Salah satu suku yang masih melakukan ritual budaya kanibalisme ini adalah Suku Korowai, Papua bagian tenggara.

Suku tersebut memiliki sebuah aturan yakni dimana jika diketahui seseorang melakukan praktik dukun atau bahkan menjadi seorang dukun, maka ia akan disiksa, dibunuh lalu dimakan.

Bahkan ada beberapa yang mengatakan jika otak orang tersebut biasanya langsung dimakan saat masih hangat.

Para antropologis menyakini jika ritual ini sekarang sudah jaang dilakukan, dan hanya mitos untuk menarik wisatawan.

2. Nekropagi

Hampir sama dengan kanibalisme, namun nekropagi hanya dilakukan terhadap mayat saja.

Ritual ini masih dilakukan oleh Suku Aghori yang tinggal di Kota Varanasi, India.

Mereka meyakini jika ketakutan tertinggi umat manusia adalah kematian mereka sendri, dan dengan menghadapi hal ini maka seseorang dapat mencapai pencerahan.

Mayat yang biasanya menjadi makanan Suku Aghori adalah mayat-mayat yang tidak dikremasi di agama Hindu seperti orang suci, anak di bawah usia lima tahun, ibu hamil, orang dengan penyakit leprosy, dan orang yang melakukan bunuh diri.

Mayat-mayat inilah yang mereka makan secara langsung (mentah) atau dimasak dengan api terbuka.

Mereka menyakini jika ritual ini merupakan pendekatan ilmiah untuk menemukan bagaimana sebenarnya siklus kehidupan terjadi dan mendekatkan mereka ke pencerahan.

3. Impaling

Impaling merupakan festival tahunan vegetarian yang diadakan di Phuket, Thailand dan menjadi salah satu festival paling mengerikan yang pernah ada.

Selama sepuluh hari, para penduduk Thai-Chinese di Phuket akan menjadi vegetarian dengan tujuan untuk membersihkan diri mereka.

Namun tidak hanya itu, mereka jiga akan memasukan tombak, pedang, pisau, kail bahkan pistol ke pipi mereka.

Mereka meyakini jika Yang di Atas (Para Dewa) akan masuk ke tubuh mereka saat ritual dilakukan dan dapat melindungi mereka dari yang jahat serta membawa keberuntungan bagi komunitas mereka.

4. Scarification

Sebuah suku di Papua yang bernama Suku Kaningara masih melakukan sebuah ritual yang dikenal dengan nama scarification.

Scarification merupakan ritual yang meliputi mencakar, menggores, membakar, mencap, atau memotong kulit untuk mengubah bentuk tubuh.

Suku Kaningara melakukan ini dengan tujuan untuk menguatkan hubungan mereka dengan lingkungan.

Walaupun hal ini dilakukan oleh orang ahli, scarification sangatlah berbahaya.

Selain dari rasa sakit yang akan diarasakan, scarification memiliki resiko tinggi akan infeksi dan trauma ke kulit.

Hal ini dilakukan oleh pemotong ahli ke seseorang dari suku mereka yang sudah dianggap mencapai kedewasaannya.

Ritual Scarification ini juga dilakukan di Ethiopia.

5. Menari bersama mayat

Di Madagaskar, ada sebuah festival yang bernama Famadihana yang berarti 'Pengembalian Para Tulang'.

Di ritual ini mereka para partisipan menggali kembali orang tercinta mereka yang sebelumnya sudah terkubur untuk diajak menari bersama dengan musik di sekitar kuburan dan menguburkannya kembali.

Ritual aneh ini dilakukan setiap dua sampai tujuh tahun sekali.

Uniknya para partisipan sadar jika mereka tidak dapat berkomunikasi dengan yang sudah meninggal, tetapi mereka percaya bahwa ritual ini dapat memperkuat hubungan di generasi mereka.

6. Ritual Pemakaman Suku Yanomami

Suku Yanomami yang mendiami wilayah Amazon meiliki sebuah ritual unik dalam menghadapi kematian seseorang.

Ritual ini dikenal dengan nama Funeral Ritre, yang dibagi menjadi tiga tahapan yakni Suku Yanomami akan menunjukkan kemarahan dan kesedihannya dengan memasukkan tobacco ke dalam mulut mereka.

Kemudian mayat akan dikremasi, karena mereka percaya, dengan mengubur mayat tersebut maka itu berarti mereka meninggalkannya daripada membebaskannya.

Dan pada tahap akhir ritual, abu hasil kremasi tersebut akan dimakan bersama pisang yang sudah dikremasi.

Ini dilakukan untuk memastikan agar roh orang yang meninggal akan tinggal bersama mereka.

7. Tarian Matahari

Ritual yang terakhir adalah tarian matahari yang merupakan ritual yang dilakukan pribumi asli Amerika.

Ritual ini ditujukan untuk berdoa kepada Roh Besar sembari menyiksa diri mereka dengan mempertahankan komunikasi langsung ke Pohon Kehidupan.

Ritual ini dilakukan dengan menusuk tembus kulit dada mereka dengan sebuah tusukan menyerupai tusukan sate.

Tusukan tersebut terhubung dengan sebuah tiang melalui sebuah tali yang menyimbolkan Pohon Kehidupan.

Lalu, para partisipan dari ritual ini diharapkan untuk bergerak mundur untuk mencoba membebaskan diri mereka dari tusukan tersebut, yang tentunya sangatlah sakit karena kulit mereka akan tertarik.

Tarian ini pun akan berlangsung selama beberapa jam.

Bagimana menurutmu? Sangat aneh dan mengerikan bukan beberapa ritual di atas.

(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul 7 Ritual Budaya 'Aneh' dan Mengerikan di Dunia yang Masih Dilakukan hingga Sekarang

ARTIKEL POPULER

Baca: Cara Cek Nama di Daftar Pemilih Tetap Pemilu 2019

Baca: Cara Cek Nama di Daftar Pemilih Tetap Pemilu 2019 di HP Melalui Aplikasi Android

Baca: Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan dari HP Melalui Aplikasi BPJSTKU, Bisa Kapan Pun dan di Mana Pun

TONTON JUGA:

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Aprilia Saraswati
Sumber: TribunTravel.com
Tags
   #ritual   #Di Dunia   #Travel
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved