Viral di Medsos

Viral Video Pria Dianiaya 2 Oknum Polisi karena Rekam Razia: Sat Sabhara Berwenang? Bukan Satlantas?

Kamis, 28 Maret 2019 18:21 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Sebuah video seorang pria dianiaya dua oknum Polisi (Sat Sabhara) di jalan raya viral di media sosial.

Video tersebut diunggah akun Youtube Benni Eduward pada Kamis (28/3/2019).

Benni Eduard adalah korban yang juga merupakan perekam dan penyebar video tersebut.

Dalam video tampak Benni mendekati kedua polisi tersebut yang terlihat sedang memberhentikan seorang pengendara motor (diduga menilang).

Tujuan Benni mendekati karena hendak bertanya kewenangan kedua oknum polisi tersebut menindak pengendara motor.

"Saya nggak tahu ya , Sat Sabhara ini punya kewenangan nggak ya untuk melakukan razia, karena setahu saya itu wewenang Satuan Lalulintas. Apalagi tadi saya melihat beliau menerima uang dari pelanggar," ujar Benni.

Saat merekam video tersebut, Benni tampak difoto oleh salah seorang polisi menggunakan ponsel.

Namun saat mendekat dan hendak bertanya, Benni malah dianiaya oleh kedua oknum polisi tersebut.

"Ngapain sih mas, ini ngapain (merekam)," ujar salah seorang polisi.

Disebutkan Benni bahwa kedua oknum polisi yang memukulnya berinisial Aiptu A dan Aipda B.

"2 pelaku yang mengeroyok dan memukuli saya bahkan menyebut saya teroris nama nya Aiptu A dan Aipda B," jelas Benni.

Tampak dalam video, Benni dipukul oleh dua oknum polisi hingga ponselnya yang digunakan merekam terjatuh.

"Hp direbut paksa dan terjatuh, sempat ditahan Aiptu A, sedangkan Aipda B menarik saya sambil piting sampai ke pos yang ada dibawah Fly over," terang Benni.

Setelah mengalami tindakan tersebut, Benni melapor ke Polres Metro Jakarta Pusat.

"Setelah lapor ke Polres Metro Jakarta Pusat langsung visum ke RSI Koka," terangnya.

Serupa, sebelumnya Benni Eduard pernah viral setelah merekam video pungli oknum Polisi Lalulintas (Polantas) di Palembang tepatnya di Taman Makam Pahlawan.

Bahkan kala itu, Oknum Polantas yang direkam Benni mendapat hukuman indispiliner.

Waka Polresta Palembang, AKBP Rahmad Prasetyo didampingi Kasat Lantas, Kompol Andi Baso Rahman mengatakan, sidang disiplin pelanggaran dua oknum petugas tersebut secara forum menjatuhkan hukuman penempatan khusus selama 12 hari karena terbukti melakukan Pungli.

"Kita berharap ini menjadi pembelajaran bagi jajaran kita kedepannya supaya hal semacam ini tidak terulang lagi karena siapapun yang terlibat Pungli, baik penerima ataupun pemberi bisa dikenakan sanksi pidana," terang Prasetyo yang memimpin jalanan sidan disiplin dua oknum petugas Sat Lantas Polresta Palembang. (Tribun-Video/Alfin Wahyu Yulianto)

ARTIKEL POPULER:

Baca: Live Streaming Debat Keempat Pilpres 2019, Jokowi vs Prabowo, Sabtu 30 Maret 2019

Baca: Pemerkosa dan Pembunuh Melinda Zidemi Ditangkap, Foto Diduga Kedua Pelaku Beredar di Media Sosial

Baca: Satres Narkoba Polres OKU Gagalkan Penjualan 1 Kg Ganja Kering oleh Tukang Ojek

TONTON JUGA:

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Alfin Wahyu Yulianto
Video Production: bagus gema praditiya sukirman
Sumber: Tribun Video
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved