Mancanegara

Wanita Kehilangan Indung Telur, Rahim, & Jari Kaki karena Kontrasepsi IUD Bermasalah & Masuk Perut

Sabtu, 23 Maret 2019 12:29 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang wanita harus kehilangan ovarium, uterus dan jari kaki karena efek samping dari alat kontrasepsi IUD.

Alat kontrasepsi IUD adalah kategori alat kontrasepsi yang dimasukkan rahim.

Dikutip dari Foxnews.com, Tanai Smith (25) sengaja memasang IUD setelah 6 minggu melahirkan putrinya pada 2014.

Wanita dari Baltimore, Amerika Serikat memakai IUD selama 5 tahun, namun seorang ginekolog menduga ada masalah pada 2017.

Dokter mengatakan tak menemukan IUD dan saat di USG juga tidak ditemukan IUD di rahimnya.

"Saya merasa kesakitan di sisi perut kanan bawah. Saya menduga itu karena IUD," ujar Tanai.

Dia kemudian ke UGD dan melakukan rontgen yang menunjukkan AKDR berada di perutnya.

Obgyn mengatakan Tanai harus dioperasi untuk mengeluarkannya.

"Dia bilang mereka akan memotong tepat di bawah pusar dan menggunakan endoskopi," ujarnya.

Tanai bangun dari dari operasi pada 13 Desember 2017 dan ia diberitahu AKDR telah pecah berkeping-keping dan ada yang ke hati.

Ia juga diperbolehkan pulang meskipun masih pendarahaan, kemudian dilarikan kembali ke rumah sakit.

"Setelah operasi, ibu saya diberitahu bahwa ketika mereka mengoperasi, indung telur saya dan mereka harus melakukan histerektomi. Setelah operasi saya mengalami syok septik hingga saya berada di ICU selama beberapa minggu," terangnya.

Dia mengatakan organ-organ tubuhnya masih gagal fungsi sehingga harus menggunakan ventilator selama dirawat.

Setelah tiga minggu dirawat, ia mengatakan jari-jari kaki menghitam akibat nekrosis, kematian jaringan karena kehilangan aliran darah.

Seusai 2 bulan dioperasi pada 2 Februari 2018, Tanai pulang dan harus siap untuk kehilangan semua jari kaki di kaki kiri saya dan ujung jari kaki kanan saya.

Jari kaki Tanai diamputasi pada awal Mei 2018 dan mengatakan tidak bisa kembali ke bekerja dan sekolah lagi.

Dia mengatakan bahwa ia diberitahu IUD yang dipasang terlalu cepat seusai melahirkan dan pemulihan rahim mendorong ke atas.

Bisa juga karena pengetatan otot-ototnya selama setiap siklus menstruasi memaksa alat tersebut ke atas.

Simak video di atas! (Tribun-Video.com/Aprilia Saraswati)

ARTIKEL POPULER:

Pramugari Salah Satu Maskapai Terbesar Dibius dan Diperkosa Oknum Pilot hingga Tertular Penyakit

Hanya Karena Kelalaian Sepele Satu Rumah Ludes di Lahap Si Jago Merah Begini Ceritanya

Persib Resmi Umumkan Fabiano Beltrame sebagai Rekrutan Teranyar Maung Bandung

TONTON JUGA:

Editor: Fatikha Rizky Asteria N
Reporter: Aprilia Saraswati
Video Production: Firdausi Rohmah Rizki Ananda
Sumber: Tribun Video
Tags
   #alat kontrasepsi
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved