Kisah Viral

4 Fakta Mengejutkan Mengenai Pengemis yang Viral Bawa Mobil, Mengemis Sejak Era Soeharto

Jumat, 22 Maret 2019 10:11 WIB
Surya

TRIBUN-VIDEO.COM - Ada sejumlah fakta lain mengenai kisah pengemis di Bogor kepergok bawa mobil yang baru-baru ini viral di media sosial (medsos) dan whatsapp (WA).

Diberitakan sebelumnya, foto seorang pengemis yang biasanya berada di Lampu Merah Yasmin, Bogor, kepergok akan membuka pintu mobil yang diduga miliknya.

Dikutip dari Kompas.com, petugas gabungan dari Dinas Sosial (Dinsos) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor pun akhirnya mengamankan pengemis tersebut yang bernama Herman alias Nur (86).

Nur diamankan petugas di persimpangan lampu merah Lotte Mart, Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor, Rabu (20/3/2019) pagi.

Di hadapan petugas, Nur berdalih, bahwa mobil jenis Avanza berwarna hijau yang dinaikinya itu bukan miliknya.

Kata Nur, mobil itu dia sewa dari seorang tetangganya.

"Nggak benar itu. Yang viral di media sosial itu bohong. Itu bukan mobil saya, itu saya sewa dari tetangga. Itu kebenarannya," ucap Nur.

Mengenai kabar dirinya memiliki istri tiga, pengemis itu pun membantahnya.

"Enggak enggak ada istri sampai tiga," ujarnya.

Ia pun mengaku bukan juga juragan angkot.

"Bukan itu bukan, bohong, enggak saya bukan juragan angkot," ujarnya.

Namun, ada sejumlah fakta lain mengenai kehidupan Nur, berikut rangkumannya:

1. Kakinya Pernah Patah

Nur mengungkapkan, alasannya menyewa mobil karena kakinya sudah tak kuat berjalan.

"Kaki saya kan pernah patah, jadi suka sakit kalau jalan," katanya.

2. Mengemis Sejak Era Soeharto

Dia menceritakan, dari tahun 1995 dirinya sudah menjadi pengemis.

Saat itu, pertama kali ia mencari nafkah dengan meminta-minta di daerah Jembatan Merah, Kota Bogor.

Setelah cukup lama mengemis di sana, Nur sempat memutuskan berhenti mengemis.

3. Sempat Buka Praktek pengobatan

Selama tiga tahun sejak berhenti mengemis, Nur membuka praktek pengobatan di rumahnya, di kawasan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

Namun, dua tahun ke belakang ini, ia kembali menjadi pengemis di daerah Simpang Yasmin.

Faktor ekonomi disebut-sebut sebagai alasan kenapa Nur kembali mengemis.

Penghasilan anaknya sebagai petugas kebersihan di daerah Pamulang, tak cukup untuk memenuhi kebutuhan.

"Hasil mengemis ini untuk membantu saja. Anak saya tahu saya mengemis. Tetapi mau bagaimana lagi karena memang kebutuhan untuk sehari-hari tidak terpenuhi," ungkap dia.

4. Baru Pertama Kena Razia

Selama menjadi pengemis, lanjut dia, baru kali ini dirinya terjaring razia.

Ia juga mengaku sudah memberitahu kepada keluarganya soal keberadaannya di Kantor Dinsos.

"Baru ini kena razia. Anak juga udah tau saya di sini (Kantor Dinsos). Nanti sore juga pulang, kita kan bukan maling masa mau dihukum," ujar dia.

Sebelumnya, foto pengemis bermobil di Kota Bogor jadi viral di media sosial

Foto pria tersebut beredar luas setelah pria tua tersebut tertangkap tengah memegang sebuah bungkusan di tangan kirinya sedangkan tangan kanannya memegang kunci mobil yang menempel di pintu mobil warna hijau.

Menurut informasi yang didapatkan Tribun Bogor (Grup SURYA.co.id), pria tersebut memiliki ciri khas yakni luka di bagian hidungnya.

Pria tersebut diketahui sering melakukan pekerjaannya sebagai seorang pengemis di beberapa lokasi seperti di Jembatan Penyebrangan Orang di dekat Terminal Baranangsiang, di Jalan Pajajaran samping Terminal Baranangsiang dan di Simpang Jalan Semplak dan Lotte Mart Yasmin.

Saat dikonfirmasi Kabid Dalops Satpol PP Kota Bogor Dimas Tiko membenarkan jika pria tersebut merupakan seorang pengemis yang sering meminta-minta di jalan.

"Kalau terkait yang bersangkutan pengemis betul adanya, lokasi biasanya di sekitaran simpang lampu merah yasmin atau simpang lotte mart," katanya Selasa (19/3/2019)

Kasus terungkapnya kekayaan pengemis juga terjadi pada Legiman (52), seorang pengemis dari Pati, Jawa Tengah diketahui memiliki kekayaan lebih dari Rp1 miliar.

Kekayaan Legiman bukan hanya berupa uang, namun juga rumah serta sejumlah tanah.

Kekayaan Legiman yang nilainya lebih dari Rp1 miliar itu terungkap setelah tim Satpol PP Pemkab Pati menggelar operasi penertiban Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar (PGOT) di Kawasan Simpang Lima Pati, Sabtu (12/1/2019) malam.

Simak video di atas. (*)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul 4 Fakta Lain Pengemis Bogor Bawa Mobil yang Viral di Whatsapp & Medsos, Mengemis Sejak Era Soeharto

ARTIKEL POPULER:

Masjid di Banyumas Dirusak hingga Kitab Dibuang ke Sumur, Warga: Dengar, tapi Takut Keluar Rumah

Tingkah Laku Menggemaskan Jan Ethes Sedang Asyik Makan saat Presiden Jokowi Sapa Masyarakat

Viral Video Ribuan Ikan Berlompatan ke Daratan, Warga Kampung Heboh Panen Dadakan

TONTON JUGA:

Editor: Fatikha Rizky Asteria N
Video Production: bagus gema praditiya sukirman
Sumber: Surya
Tags
   #pengemis   #Era Soeharto
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved