Terkini Daerah

Kecam Aksi Teror di Dua Masjid Selandia Baru, Jokowi: WNI di Sana Hati-hati

Minggu, 17 Maret 2019 08:52 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, SILANGIT - Presiden Jokowi mengecam keras aksi serangan teror penembakan dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019).

"Saya sudah mendapatkan laporan dari menteri luar negeri mengenai penembakan di Masjid Al Noor di Selandia Baru. Terlepas siapa pelakunya, kami sangat mengecam keras aksi ini," papar Jokowi saat ditemui dalam kunjungan kerja di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Jokowi mengaku hingga kini pihaknya belum mendapatkan laporan resmi soal Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban.

Untuk mencari keberadaan para WNI, Jokowi menyatakan telah memerintahkan Tim Perlindungan WNI dari KBRI untuk segera ke lokasi.

"Kami pemerintah Indonesia menyampaikan duka mendalam kepada para korban. Untuk semua WNI yang ada di Selandia Baru, semuanya hati-hatilah, hati-hati," pesan Jokowi.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi mengatakan sebanyak enam WNI berada di Masjid Al Noor ketika penembakan berlangsung.

Tiga di antara WNI itu sudah confirm menyelamatkan diri. Sementara tiga orang WNI lainnya sedang dicari keberadaannya.

Terpisah Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda ardern mengungkap terdapat sedikitnya 40 orang tewas dibunuh dalam penembakan di dua masjid di kota Christchurch. Selain korban tewas, ada 20 orang yang mengalami cidera. (*)

ARTIKEL POPULER:

Begini Meme TUMAN Versi Gubernur Jawa Timur, Khofifah yang Bikin Ngakak dan Lagi Ramai di Medsos

Warga Nyanyikan Jokowi Bangun Bandara dan Jalan Tol Versi Lagu Sayur Kol

Merasakan Malam di Balige, Jokowi Pilih Kongkow di Kedai Kopi Partungkoan

TONTON JUGA:

Editor: Fatikha Rizky Asteria N
Reporter: Theresia Felisiani
Videografer: Theresia Felisiani
Video Production: Purwariyantoro
Sumber: Tribunnews.com
Tags
   #Selandia Baru   #Jokowi
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved