Terkini Daerah

Sejak Usia Tiga Bulan Anak Nelayan Kendal Ini Divonis Terkena Hidrosefalus, Begini Kondisi Terkini

Sabtu, 16 Maret 2019 12:40 WIB
Tribun Jateng

TRIBUN-VIDEO.COM, KENDAL - Menderita hidrosefalus, membuat Ari Aldiansyah, anak dari pasangan Ahmad Safi'i dan Hidayatul Ulfa warga Kelurahan Bandengan, Kecamatan Kendal Kota, Kabupaten Kendal itu hanya dapat terbaring lemah di dipan kayu beralaskan tikar.

Anak usia tiga tahun itu sudah menderita penyakit penumpukan cairan di otak sejak usia tiga bulan.

Ayahnya yang hanya sebagai nelayan berpenghasilan pas-pasan itu tidak mampu untuk melakukan pengobatan terhadap anak pertamanya.

Kondisi Ari begitu memperihatinkan.

Seperti yang terlihat saat Tribunjateng.com bertandang ke rumah Ahmad Safi'i, Jumat (15/3/2019).

Tubuhnya tidak seperti anak seusianya yang sudah dapat berjalan dan bermain di luar rumah.

Ari hanya dapat terbaring lemah dengan kepala yang lebih besar dibandingkan kepala anak pada umumnya.

Bahkan badannya pun tak jauh beda dengan badan adiknya yang baru berusia setahun.

Safi'i mengatakan, Ari sudah pernah menjalani perawatan di RSUP dr Kariadi Kota Semarang.

Namun karena terbentur biaya, dia harus menghentikan pengobatan terhadap anaknya itu.

"Awal mulanya anak saya menderita panas, kemudian saya bawa ke puskemas dan disarankan ke rumah sakit. Di situ, anak saya divonis terkena hidrosefalus. Namun karena anak saya tidak terdaftar di BPJS Kesehatan, tidak ada biaya pengobatan dan terpaksa dihentikan," ujarnya.

Jangankan untuk menanggung biaya pengobatan mandiri, menurutnya, untuk tempat tinggal saja dirinya terpaksa mengontrak di sebuah rumah papan dan beralaskan tanah.

Tak jarang juga rumah yang ditempati saat ini sering terdampak pasang air laut (banjir rob).

Ulfa juga harus sesering mungkin memberikan perhatian ekstra kepada anak pertamanya itu.

Pasalnya jika lengah sedikit saja, tubuh anaknya sering diserbu kawanan semut.

"Kalau ditinggal sendirian, anak saya sering digigit semut. Digigitnya di bagian mata sama telinga. Makanya harus sering diawasi. Tidak boleh ditinggal jauh-jauh apalagi hingga berjam-jam," pungkasnya.

Diketahui, hidrosefalus itu merupakan penyakit yang terjadi sekitar 5 kasus setiap seribu kelahiran.

Penyakit ini dikarenakan menumpukan cairan pada otak sehingga kepala penderita membesar.

Penyakit ini juga dapat menggangu tumbuh-kembang dan menurukan kemampuan otak anak penderita. (Dhian Adi Putranto)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Sejak Usia Tiga Bulan Anak Nelayan Kendal Ini Divonis Terkena Hidrosefalus, Begini Kondisi Terkini

ARTIKEL POPULER:

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Ayah Marah Nilai UTS Jeblok, Pelajar Nekat Bunuh Diri Gantung Diri Pakai Tali Sepatu

Siswi Hamil Empat Bulan dan Ketahuan Guru, Pelaku adalah Ayah Tirinya

TONTON JUGA:

Editor: fajri digit sholikhawan
Sumber: Tribun Jateng
Tags
   #Kendal   #Bandengan
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved