Terkini Daerah

BNNP Provinsi Sumatera Barat Memusnahkan Narkotika Jenis Sabu Satu Kilogram

Jumat, 15 Maret 2019 19:46 WIB
Tribun Padang

Laporan wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUN-VIDEO.COM, PADANG - Pengungkapan penyalahgunaan diduga jenis Sabu di dua tempat pada Sabtu (2/3/2019) yang berjumlah total satu kilogram dimusnahkan oleh BNNP Provinsi Sumatera Barat, Kamis (13/3/2019).

Pemusnahan Sabu ini langsung dipimpin oleh Kepala BNNP Sumatera Barat, Brigjen Pol Khasril Arifin, yang didampingi oleh Kepala bidang pemberantasan BNN Sumatera Barat, AKBP Emrizal Anas.

Pemusnahan barang bukti ini turut dihadiri oleh Wadir Ditresnarkoba, AKBP Rudy Yulianto.

Barang bukti yang dimusnahkan diamankan oleh tim BNNP dari dua penangkapan tersangka Muhammad Rizki dan Era Gema Saputri di Kota Padang, dan diamankan dua orang dengan identitas Muhammad Andi (Andi) (26), pekerjaannya sebagai sopir travel, dan Maxi Milianus (Maxi) (27), pekerjaannya sopir.

Satu jaringan, yang diketahui satu bos atau satu pengirim dari Pekanbaru setelah tersangka diinterogasi.

Pemusnahan barang bukti menggunakan mesin blender yang diisi dengan air dan diblender selama lima menit.

Setelah lima menit diblender, lalu Kepala BNNP Sumatera Barat, Brigjen Pol Khasril Arifin, dan Wadir Ditresnarkoba, AKBP Rudy Yulianto membuangnya ke dalam pembuangan di kamar mandi di Kantor BNNP Sumatera Barat.

"Barang bukti yang akan dimusnahkan adalah barang bukti hasil penangkapan pada Sabtu (2/3/2019), beberapa waktu yang lalu, kata Kepala BNNP Sumatera Barat, Brigjen Pol Khasril Arifin.

Ia mengatakan, barang bukti yang sudah lebih dari satu kilo ini harus dimusnahkan, yang sesuai dengan ketetapan surat dari pengadilan.

"Barang bukti ini dari dua TKP yang lalu, yaitu di Muaro Padang dan Kasang Batang Anai," katanya.

Khasril Arifin juga mengatakan, dalam penangkapan diamankan satu pasangan suami istri di Muaro Padang, dan dua orang laki-laki di Kasang Batang Anai.

"Keempat tersangka ini adalah sebagai kurir narkoba, dan kedua barang ini dikirim dari Pekanbaru.

Ia juga mengatakan, jaringan ini satu bos dalam dua jalur, sedangkan proses hukumnya dalam proses penyidikan.

"Jaringan narkoba ini memiliki sistem pengiriman estafet, dan bermuara di lapas," katanya

Ia mengatakan, di lapas masih banyak adanya peredaran dan tempat bermuaranya paket Sabu, dan empat tersangka saat ini sudah dilakukan penahanan yang dilakukan di Polda.

"Delapan bulan saya menjabat di sini, ini sudah termasuk penangkapan besar," katanya.

Ia juga mengatakan, bagaimanapun narkoba sudah sampai ke desa-desa, tidak hanya di kota-kota besar.

"Minimal bisa mengurangi dari peredaran narkoba yang ada di Sumatera Barat dengan memutus mata rantai jaringan yang ada," katanya.

Ia mengatakan, peredaran di Sumatera Barat ini jalurnya, melalui jalur darat.

"Dalam rangka ini, anak kita, tetangga kita, dan lainnya, agar bisa jauh dari jeratan atau penyalahgunaan Narkotika," ujarnya.

Ia mengatakan, tindak pidana narkoba berbeda dengan tindak pidana lainnya, karena ini masalah anak bangsa.

"Peredaran narkoba ini untungnya besar dan jaringannya besar," katanya.

Ia mengatakan, jika tersangka pidana diduga kasus Narkotika sudah dilakukan rehab, dan diberikan pelatihan, tapi masyarakat tidak menerima mereka.

"Karena tidak diterima masyarakat, akhirnya para tersangka ini mereka kembali lagi ke jalan yang salah," katanya.

"Peredaran narkoba ini dapat kita tekan, dan kalau dapat Sumatera Barat bersih dari yang namanya narkoba, dan juga kalau dapat bersih juga dari negara kita," ujarnya.

Wadir Ditresnarkoba, AKBP Rudy yulianto, mengatakan ancaman dan bahaya dari narkoba lebih mengerikan daripada korupsi, karena yang diserangnya adalah anak bangsa.

"Narkoba membuat keresahan di Negara, dan juga meresahkan masyarakat," katanya.

Ia juga mengatakan, agar adanya efek jera bagi para pelaku tindak pidana Narkoba.(*)

ARTIKEL POPULER

Baca: Cara Edit Foto Promosi Produk yang Instagramable dengan Adobe Spark

Baca: Cara Aktifkan Fitur Kontrol Orangtua di Google Play Store

Baca: Cara Terjemahkan Teks dari Kamera atau Foto

 

TONTON JUGA:

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Muhammad Eka Putra
Sumber: Tribun Padang
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved