Kamis, 23 April 2026

Local Experience

Kecerdikan Teuku Umar dalam Melawan Penjajahan Belanda, Sempat Dicap sebagai Penghianat

Senin, 21 Oktober 2024 14:23 WIB
Kompas.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Teuku Umar berjuang melawan penjajah saat usianya 19 tahun, yaitu pada tahun 1873. Dimuali dari daerah Meulaboh kemudian melanjutkan perjuangannya ke Aceh Barat.

Di usia muda, dirinya sudah diangkar menjadi kepala desa (keuchik). Sebagai panglima perang, Teuku Umar dikenal cerdik dan pandai bersiasat.

Sejak menikah dengan Cut Nyak Dien pada tahun 1880, perlawanan rakyat Aceh menentang penjajahan semakin kuat dan hebat.

Kecerdikan Teuku Umar terlihat saat dia berpura-pura menjadi kaki tangan Belanda hanya untuk mempelajari strategi perang yang diterapkan Belanda dan mendapatkan tambahan senjata.

Atas perbuatan itu, Teuku Umar rela dicap sebagai pengkhianat oleh masyarakat Aceh. Kerja sama Teuku Umar ternyata banyak menguntungkan Belanda.

Salah satunya, banyak pos Aceh yang dapat dikuasai Belanda. Atas jasanya, Belanda menganugerahi gelar Teuku Umar Johan dan mengangkatnya sebagai komandan pasukan Belanda yang memiliki kekuasaan penuh.

Dari situ dirinya terus mempelajari cara dan siasat Belanda sambil mengganti setiap orang Belanda sambil mengganti setiap orang Belanda di unit yang dia kuasai dengan pasukan dari Aceh.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Biografi Teuku Umar, Pejuang dari Aceh

Program: Local Experience 
Editor Video: yohanes anton kurniawan

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: yohanes anton kurniawan
Sumber: Kompas.com

Tags
   #Local Experience   #Teuku Umar   #Belanda

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved