KPU RI Gelar Simulasi Pemungutan Suara Pemilu 2019, Begini Alur Lengkapnya
Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo
TRIBUN-VIDEO.COM - Hari ini, Selasa (12/3) KPU RI melakukan simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2019. Simulasi ini dilakukan di halaman parkir kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.
Situasi dan kondisi Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam simulasi ini dibuat semirip mungkin dengan pelaksanaan 17 April besok.
Kotak suara, bilik suara, kertas suara, kursi tunggu pemilih, kursi saksi, spot duduk bagi disabilitas lengkap disediakan.
Penting untuk diketahui, sebagai informasi pemilih, alur pemilihannya yaitu pertama-tama pemilih mendaftarkan dirinya kepada KPPS 4 dan 5 yang bertugas memeriksa kesesuaian antara nama pemilih dalam form C6-CWK.
Kemudian pemilih dipersilakan duduk menunggu. Lalu Ketua KPPS memanggil pemilih yang bersangkutan, seraya menyerahkan lima lembar surat suara.
Surat suara yang sah digunakan adalah surat suara yang telah dibubuhi tandatangan Ketua KPPS.
Saat pemilih menerima lembar surat suara, Ketua KPPS meminta pemilih untuk mengecek terlebih dahulu kondisi fisik surat suara.
"Silakan di cek dulu surat suaranya," kata Ketua KPPS di TPS Simulasi Pemungutan Suara di KPU RI, Jakarta Pusat, Selasa (12/3/2019).
Selanjutnya, pemilih menuju ke bilik suara untuk melakukan pencoblosan.
Sebagai informasi, pemilih dilarang mencoblos surat suara selain menggunakan paku yang telah disediakan.
Pemilih juga dilarang membawa alat perekam atau alat potret seperti kamera dan ponsel ke bilik suara. Bagi pemilih tuna netra, KPU menyediakan alat bantu huruf braile khusus surat suara Pemilu presiden-wakil presiden dan DPD RI.
Usai mencoblos, KPPS 6 memandu pemilih memasukkan lima surat suara tercoblos sesuai dengan kotak suaranya masing-masing.
Setelah itu, pemilih berjalan menuju KPPS 7 di pintu keluar untuk menyelupkan salah satu jari tangannya ke botol tinta sebagai penanda bahwa yang bersangkutan sudah menyalurkan hak pilihnya.
Hadir di lokasi, dan jadi pemilih pertama yang melangsungkan simulasi tersebut, Ketua KPU RI Arief Budiman menjelaskan kegiatan ini melibatkan 300 orang.
Dia juga meminta para pemilih yang hadir dalam simulasi untuk menganggap pelaksanaan pemungutan suara ini dimulai pukul 07.00 WIB sesuai waktu pelaksanaan pemungutan suara pada 17 April.
"Anggaplah pembukaan ini seolah-olah pukul 07.00, karena kalau saya mulai betul-betul pukul 07.00, saya khawatir teman-teman media belum datang. Nanti akan ditutup kurang lebih pukul 13.00. Kemudian, akan dilakukan penghitungan suara," ungkapnya.
Bagi pemilih yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) dan daftar pemilih tambahan (DPTb) disediakan waktu mulai pukul 07.00 WIB sampai 13.00 WIB. Sedangkan, pemilih yang masuk dalam daftar pemilih khusus (DPK) diberikan waktu mencoblos pukul 12.00 WIB.
Arief menjelaskan, kegiatan semacam ini sebenarnya sudah di lakukan KPU di beberapa tempat. Seperti tiga hari lalu di Yogyakarta dengan melibatkan warga langsung.
Harapannya, mereka yang terlibat dalam kegiatan simulasi ini bisa merasakan atmosfer sesungguhnya pelaksanaan pemungutan suara tanggal 17 April besok.
"Harapannya mereka merasakan betul suasana, tata cara, prosedur Pemilu 2019," pungkas Arief.(*)
Reporter: Danang Triatmojo
Videografer: Danang Triatmojo
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribunnews.com
LIVE UPDATE
Komisi VIII DPR RI Gelar Edukasi Mitigas Bencana di Bondowoso, BPBD Ikut Sosialisasi ke Masyarakat
Senin, 2 Maret 2026
Terkini Nasional
Ijazahnya 'Diotak-atik' Bonatua Silalahi Tanpa Sensor, Jokowi: Senang Dibuka ke Publik
Kamis, 12 Februari 2026
Tribunnews Update
IRGC Pamer Kekuatan! Rilis Video AI Simulasi Hantam USS Abraham Lincoln Pakai Senjata Siluman Rusia
Selasa, 10 Februari 2026
Tribunnews Update
Bonatua Silalahi Kantongi Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Sensor, Dokumen Pilpres dari KPU RI
Senin, 9 Februari 2026
SHORT
Simulasi Perang Rusia vs NATO Bikin Geger: Putin Disebut Bisa Ubah Peta Konflik Global Hitungan Hari
Minggu, 8 Februari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.