TRIBUN VIDEO UPDATE
Yahya Sinwar Dilaporkan Tewas Terbunuh, PM Israel Netanyahu: Awal dari Akhir bagi Hamas di Gaza
TRIBUN-VIDEO.COM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu buka suara terkait kabar terbunuhnya bos Hamas, Yahya Sinwar.
Pemimpin militan Palestina itu dilaporkan tewas dalam serangan udara Israel di Rafah, Gaza selatan.
Pernyataan itu disampaikan Netanyahu lewat unggahan di akun X pribadinya, Jumat (18/10/2024).
Netanyahu mengatakan bahwa pembunuhan Sinwar menandai awal dari akhir kekuasaan Hamas.
Meski begitu pertempuran di Gaza masih jauh dari kata selesai.
Dalam pidatonya, Netanyahu menekankan bahwa Sinwar dan Hamas telah membunuh 1.200 orang, termasuk anak-anak.
PM Israel itu juga memuji para tentaranya yang berhasil membunuh Sinwar.
Lebih lanjut, Netanyahu juga berpesan pada para warga Gaza bahwa perang bisa saja berakhir.
Hal itu akan terjadi jika Hamas meletakkan senjata dan membebaskan seluruh sandera Israel yang tersisa.
Menurutnya, saat ini masih ada 101 sandera yang ditawan di Jalur Gaza.
Di tengah desakan dari keluarga sandera, Netanyahu bersumpah bakal membawa para tawanan itu pulang ke rumah masing-masing.
(Tribun-Video.com/Iraka)
Baca: Respons Iran atas Tewasnya Pemimpin Hamas Yahya Sinwar yang Dibunuh Israel di Gaza Palestina
Baca: Pastikan Bos Hamas Tewas, IDF Gotong Jasad Yahya Sinwar dari Gaza, Dibawa dan Ditahan di Israel
#beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #kabarterkini
Reporter: Isti Ira Kartika Sari
Video Production: Ananda Bayu Sidarta
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik AS-Iran: Trump Ngamuk Negosiasi Buntu! Blokir Selat Hormuz hingga Semprot Paus Leo
1 jam lalu
Tribun Video Update
Rangkuman Perang Timur Tengah: Unit Komando Israel Diserang, IRGC: Kapal AS akan Tenggelam di Selat
3 jam lalu
Tribun Video Update
Trump Beri Serangan Verbal kepada Paus Leo, Sebut Pemimpin Katolik Lemah Tangani Kejahatan & Buruk
3 jam lalu
Tribun Video Update
Peringatan Terakhir IRGC: Kapal-kapal AS akan Jatuh ke Pusaran Air Mematikan di Dalam Selat Hormuz
4 jam lalu
Internasional
GEGER! Jenderal Uganda Akui Siap Bantu Israel & Kerahkan 600 Ribu Pasukan Lawan Iran
4 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.