Terkini Daerah

Anak Sabet Leher Ibunya Pakai Pisau, Nyawa Korban Terselamatkan setelah Teriak Minta Tolong

Rabu, 13 Maret 2019 15:01 WIB
Tribun Jatim

TRIBUN-VIDEO.COM, MOJOKERTO - Muhammad Ikyu Avianto (23) warga Dusun Sumberdadi, Desa Gunung Sari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto tega menggorok leher ibu kandungannya sendiri, Soning (71) dengan pisau dapur.

Beruntungnya, Soning tak sampai meregang nyawa, para tetangga langsung membawanya ke Puskesmas Dawarblandong.

Redjo (55) saksi mata sekaligus tetangga korban mengatakan, kejadian itu terjadi Selasa (12/3) dini hari sekitar pukul 24.00. Kala itu Redjo bersama Sumadi Kepala Dusun Sumberdadi tengah nongkrong.

"Saya nongkrong bersama kepala dusun (Sumadi) tak jauh dari rumah Soning, jaraknya sekitar 5 meter," katanya kepada Surya Rabu (13/3).

Saat asyik berbincang, Redjo dikagetkan dengan suara teriakan seseorang perempuan yang meminta tolong. Perempuan itu tak lain adalah Soning.

"Soning berteriak meminta tolong. Kemudian saya melihat Soning berlari ke arah teras rumah dan mendekap salah satu pondasi rumah. Saya pun berlari mendekatinya bersama Kepala Dusun," ucapnya kepada Tribunjatim.com.

Sesampainya di halaman rumah Soning, Redjo dan Sumadi sontak terkejut. Betapa tidak, kaus dan tangan Soning berlumuran darah. Selain itu, ada luka robek di leher kiri Soning.

"Soning saya tanya apa yang terjadi? Dia menjawab 'leher saya digorok anak saya'," timpal Sumadi.

Teriakan minta tolong Soning membuat para warga lain terbangun dari tidurnya. Para warga berbondong-bondong mendatangi rumah Soning.

Melihat kondisi itu, Sumadi meminta pemuda dusun untuk membawa Soning ke Puskesmas Dawarblandong. Lantas Sumadi menelepon pihak kepolisian.

"Saya langsung mengabarkan kejadian ini ke pihak kepolisian dan Kepala Desa Gunung Sari (Susanto)," terangnya kepada Tribunjatim.com.

Tak seberapa lama polisi pun datang. Namun, polisi tak bisa langsung membekuk Avianto. Sebab, Avianto mengunci rapat rumahnya.

"Avianto juga sempat memecah salah satu kaca jendela rumahnya dengan parang," sahut Redjo.

Setelah, memecah kaca jendela, Avianto membuka pintu rumah dan duduk di depan teras. Saat itu Avianto masih memegang parang.

"Para warga pun lari berhamburan karena Avianto masih memegang parang. Pihak polisi pun menyemprotkan gas dari alat pemadam kebakaran. Bukannya menyerah, Avianto justru masuk ke dalam rumah dan kembali mengunci pintu," ucapnya.

Redjo melanjutkan, polisi terpaksa mendobrak pintu dan merangsek ke rumah.

Kondisi rumah Soning gelap gulita karena tak ada satupun lampu yang menyala.

"Avianto bersembunyi di kamar tengah rumah dan masih memegang parang. Polisi pun menembakkan gas air mata untuk melumpuhkan Avianto. Cara itu berhasil, Avianto langsung digelandang ke Mapolsek Dawarblandong," paparnya.

Sementara itu, Kapolsek Dawarblandong AKP mengatakan, Avianto melancarkan aksi percobaan pembunuhan, ketika Soning tengah tertidur.

Untuk pemicunya belum dapat diketahui. Tetapi, Avianto mempunyai riwayat gangguan jiwa.

"Korban mengalami luka di bagian leher karena disabet pisau oleh pelaku. Menurut penuturan keluarga pelaku mempunyai riwayat gangguan jiwa dan sempat dirawat disalah satu puskesmas di Kabupaten Mojokerto," tandasnya.

Saat ini Avianto dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Lawang, Malang menggunakan ambulans. (nen/Tribunjatim.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Seorang Pemuda di Mojokerto Tega Menggorok Ibu Kandungnya

ARTIKEL POPULER:

Diduga Maling di Kios, Remaja 14 Tahun Dibacok di Pinggang oleh Pemilik Kios

Istrinya Meninggal Dunia Sejak Lama, Ayah Mabuk Cabuli Putri Kandungnya, Berlanjut hingga 5 Kali

Kecewa Cinta Ditolak, Pelajar Mencoba Terjun dari Atap Sekolah

TONTON JUGA:

Editor: Fatikha Rizky Asteria N
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Tribun Jatim
Tags
   #kasus pembacokan   #Mojokerto
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved