Local Experience
Melihat Lebih Dekat Tandu yang Pernah Dipakai Jenderal Soedirman untuk Gerilya Melawan Belanda
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Jenderal Sudirman merupakan Panglima Besar pertama Tentara Nasional Indonesia (TNI). Semasa perang kemerdekaan, meski dalam kondisi sakit paru, Jenderal Sudirman tetap bersama pasukan untuk melakukan gerilya dengan ditandu.
Salah satu tandu yang pernah digunakan oleh Panglima Besar Jenderal Sudirman saat ini tersimpan di monumen Jogja Kembali.
tandu yang menjadi koleksi Monumen Jogja Kembali ini asli bukan replika. Tandu ini pernah digunakan oleh Jenderal Sudirman saat bergerilya di daerah Bedoyo, Wonosari, Gunungkidul.
Konstruksi tandu yang digunakan Jenderal Sudirman sangat sederhana, yakni terbuat dari kursi dan kayu yang diikat tali. Bagian atas kursi dibuat atap dari kain. Di bawah sisi depan diberi pijakan kaki dan kedua sisi disambung dengan kayu panjang sebagai tempat untuk mengangkat.
Selama perang gerilya, Jenderal Sudirman sudah memakai 11 tandu. Sebab jarak perjalanannya sangat jauh, dari Yogyakarta melewati Jawa Tengah, lalu pos terakhir di Pacitan, Jawa Timur. Jarak tempuhnya sekitar 1.000 km lebih.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Monumen Jogja Kembali Simpan Tandu Pertama Jenderal Sudirman
Program: Local Experience
Editor Video: Muh Rosikhuddin
Video Production: Muh Rosikhuddin
Sumber: Kompas.com
Local Experience
Mengenal Dalang Kondang Ki Anom Suroto, Lahir di Keluarga Seniman Dalang
Rabu, 25 Maret 2026
Local Experience
Konsep Unik Kedai Kopi Estetik Bernuansa Jepang, Vietnam yang Hidupkan Stadion Diponegoro
Rabu, 25 Maret 2026
Local Experience
Festival Balon Udara Wonosobo Meriahkan Lebaran 2026, Jadi Daya Tarik Wisata Sarat Nilai Budaya
Selasa, 24 Maret 2026
Local Experience
Pantai Ancol Dikelilingi Sampah Plastik saat Libur Lebaran, Pengunjung Tetap Bermain
Selasa, 24 Maret 2026
Local Experience
Rekomendasi 5 Wisata Hits Klaten yang cocok saat Libur Lebaran 2026
Selasa, 24 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.