Jumat, 10 April 2026

Nasional

Anies Buka Suara Soal Penjegalan Dirinya di Pilkada, Jawab Santai: Saya Bukan 'Kucing dalam Karung'

Selasa, 10 September 2024 14:14 WIB
TribunJakarta

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Anies Baswedan akhirnya buka suara soal adanya dugaan penjegalan untuk maju di Pilkada 2024.

Anies menjawab santai terkait penjegalan dirinya karena dinilai dirinya 'berbahaya' bagi lawan politiknya.

Ia pun sempat tertawa kecil menanggapi pihak-pihak yang takut.

Anies menjelaskan meski dirinya dijegal, bukan berarti publik tidak mengetahui apa yang dia kerjakan selama ini.

Ada rekam jejak Anies yang publik bisa lihat.

Penjegalan terhadap dirinya justru membuat dukungan publik terhadap dirinya menguat.

"Kalau boleh Anies ini bukan kucing dalam karung yang tidak diketahui apa yang dia kerjakan. Jadi apa yang dikerjakan di Jakarta, apa yang dikerjakan ketika bertugas di Kementerian, Kampus itu semuanya bisa dilihat," jelasnya.

Justru sebaliknya, kata Anies, sebaiknya pertanyaan itu ditujukan kepada pihak yang meras takut jika dirinya maju Pilkada.

"Saya sering mengatakan kalau ada yang khawatir, saya sendiri harus menyampaikan pertanyaan balik, sebaiknya tanyakan kepada yang takut, karena harusnya yang takut yang menjelaskan kenapa takut, karena apa yang saya bawa rasanya bukan hal-hal yang perlu ditakuti," pungkasnya

Baca: PDIP Cium Upaya Penjegalan soal SK Perpanjangan Kepengurusan, DPP Sentil MensesnegPratikno

Jokowi di balik penjegalan Anies?

Jokowi sempat dikait-kaitkan dengan gagal majunya Anies Baswedan di Pilkada 2024.

Sebelumnya, Ketua DPD PDI-P Jawa Barat, Ono Surono, menyebut bahwa gagalnya Anies berkontestasi di Pilkada karena ulah Mulyono dan gengnya.

Ternyata, setelah ditelusuri, Mulyono adalah nama kecil Joko Widodo.

Ono secara blak-blakan kemudian menyebut Anies dihambat oleh sejumlah pihak agar tidak bisa mencalonkan diri di Pilkada Jabar 2024.

“Ya, ada penjegalan. Tidak secara spesifik saya sampaikan, tapi kan sudah kita bisa lihat Pak Anies dijegal di DKI dan ini juga terjadi di Jawa Barat teman-teman bisa menafsirkan sendiri dan bentuknya seperti apa,” kata dia.

Ono menyebut, upaya penjegalan tersebut dilakukan oleh sekelompok yang menjegal PDIP dalam mencalonkan Anies.

"Mulyono dan Geng," katanya.

“Tapi fakta itu (dijegal) yang kita alami bersama,” ujarnya.

Ono secara tegas meminta Mulyono jangan cawe-cawe di Pilkada.

“Mulyono jangan cawe-cawe lagi di Pilkada, biarkan rakyat mempunyai pilihan sesuai dengan hati nuraninya,” kata Ono.

Selain di Jawa Barat, Anies awalnya juga menjajaki peluang pada Pilkada Jakarta 2024.

Ia sudah sempat didukung oleh PKS, Partai Nasdem, dan PKB.

Namun, ketiga partai politik itu beralih ke gerbong Koalisi Indonesia Maju yang jadi penyokong Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.

Baca: Rangkuman Israel-Hamas: IDF Saling Bunuh Takut Ditangkap, Yordania Bersorak 3 Polisi Israel Tewas

Dibantah Jokowi

Presiden Joko Widodo buka suara soal tudingan menjegal mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta ataupun Jawa Barat.

Ia menuturkan, pencalonan seseorang pada Pilkada merupakan urusan partai, sedangkan dirinya bukan salah satu ketua umum partai.

"Saya bukan ketua partai, saya juga bukan pemilik partai, supaya tahu semua, apa urusannya?" kata Jokowi usai meresmikan Gedung Pelayanan Kesehatan Respirasi Ibu dan Anak di Rumah Sakit (RS) Persahabatan, Jakarta Timur, Jumat (30/8/2024) seperti dikutip Kompas.com.

Kepala Negara menuturkan, ia memang kerap dituding bermacam-macam hal.

Selain menjegal, Jokowi mengaku juga dituding menghambat seseorang. Namun kata dia, masalah pencalonan merupakan urusan partai politik.

Akan ada proses berdasarkan hitung-hitungan koalisi dan partai politik.

"Saya kan ditudang-tuding, kan banyak banget, tidak hanya itu saja, dituding menjegal, dituding menghambat, dituding..." tuturnya.

"Tapi kan itu urusan partai politik, mau mencalonkan dan tidak mencalonkan itu urusan koalisi, urusan partai politik, ada mekanisme, ada proses di situ," jelas dia.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Anies Buka Suara Soal Penjegalan Dirinya di Pilkada, Jawab Santai: Saya Bukan 'Kucing Dalam Karung'

Editor: Dimas HayyuAsa
Video Production: Muhammad Arief Prasetyo
Sumber: TribunJakarta

Tags
   #Anies Baswedan   #pilkada   #PKB   #Partai NasDem

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved