HOT TOPIC
500.000 Warga Kepung PM Israel hingga Biden Sebut Netanyahu Tak Maksimal untuk Bebaskan Sandera
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden AS, Joe Biden akhirnya buka suara terkait gelombang protes warga Israel yang mengecam pemerintahan PM Benjamin Netanyahu.
Seperti diketahui, ratusan ribu orang turun ke jalan pada Minggu (1/9/2024) lalu.
Kemarahan warga Israel ini tersulut lantaran langkah pemerintah Netanyahu dinilai tak serius dalam penanganan gencatan senjata.
Para demonstran kian geram seusai mendapat kabar kematian enam sandera.
Menanggapi kejadian tersebut, Joe Biden mengaku merasakan sentimen yang sama.
Dikutip dari Tribunnews, hal itu diungkapkan Biden saat ditanya terkait upaya Netanyahu untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera.
Baca: Video Terakhir 6 Sandera Israel sebelum Tewas di Gaza, Ngaku Ingin Pulang dan Salahkan Netanyahu
Biden bahkan dengan tegas menyatakan bahwa Netanyahu tak melakukan upaya yang cukup.
Pernyataan tersebut disampaikan Biden kepada wartawan di Gedung Putih pada Senin (2/9/2024) malam.
Biden juga menyoroti kematian sandera yang merupakan warga Amerika-Israel, Hard Goldberg-Polin.
Ia menilai, upaya tak maksimal dari Netanyahu lah yang mengakibatkan Hersh tewas.
Biden menambahkan, ia dan Wakil Presiden Kamala Harris telah bertemu dengan tim negosiasi sandera AS.
Presiden AS itu mengaku merasa terkejut dan marah atas pembunuhan keenam sandera terutama Hersh Goldberg-Polin.
Sementara itu, Mogok kerja nasional untuk menuntut kesepakatan gencatan senjata Gaza diadakan di Israel pada hari Senin (2/9/2024).
Massa yang diperkirakan oleh media Israel berjumlah hingga 500.000 orang berdemonstrasi di Yerusalem, Tel Aviv dan kota-kota lain.
Warga Israel yang berduka dan marah turun ke jalan setelah enam tawanan ditemukan tewas di Gaza.
Sambil meneriakkan “Sekarang! Sekarang!”, massa menuntut Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas untuk membawa pulang para tawanan yang tersisa.
Baca: Ketakutan Rumahnya Dikepung Pendemo 2 Hari Berturut-turut, PM Netanyahu Minta Maaf ke Warga
Di Yerusalem, para pengunjuk rasa memblokir jalan-jalan dan berdemonstrasi di luar kediaman perdana menteri.
Rekaman udara menunjukkan jalan raya utama Tel Aviv dipenuhi oleh para pengunjuk rasa yang memegang bendera dengan gambar para sandera yang terbunuh.
Rekaman televisi Israel menunjukkan polisi mengarahkan meriam air ke arah demonstran yang memblokir jalan.
Media lokal melaporkan 29 orang ditangkap.
Beberapa kota besar di seluruh Israel bergabung dalam pemogokan, menutup sekolah dan layanan kota selama beberapa jam.
Bandara internasional Ben Gurion dekat Tel Aviv beroperasi “seperti biasa,”.
Tetapi lepas landas dihentikan selama dua jam.
Beberapa perusahaan swasta, seperti penyedia transportasi umum, telah menangguhkan sebagian operasi untuk mendukung pemogokan tersebut.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Biden Blak-blakan Kritik Netanyahu, Disebut Tak Lakukan Upaya Memadai untuk Selamatkan Sandera, https://www.tribunnews.com/internasional/2024/09/03/biden-blak-blakan-kritik-netanyahu-disebut-tak-lakukan-upaya-memadai-untuk-selamatkan-sandera
Video Production: Muhammad Adnan Hidayat
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Personel Hamas yang Terlibat Serangan 7 Oktober Terancam Hukuman Mati! RUU Dibawa ke Parlemen Israel
6 jam lalu
Mancanegara
Hizbullah Balas Israel! Rudal Serang Basis Pangkalan Militer Zionis di Nahariya
18 jam lalu
Tribunnews Update
Detik-Detik Rudal Hizbullah Melesat di Langit Nahariya, Balas Kematian Komandan yang Diserang Israel
21 jam lalu
Internasional
Bocor Dokumen Rahasia Rusia Jor-joran Bantu Iran, Kirim 5.000 Drone Serat Optik Gempur AS-Israel
23 jam lalu
Tribun Video Update
Tentara Militer Israel Melompat dari Tank Merkava yang Didrone FPV Hizbullah, Markas Komando Hancur
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.