Kamis, 15 Mei 2025

Terkini Nasional

Cerita 'Ngenes' Anies kala Akhirnya Gagal Maju di Pilgub Jakarta: Awalnya Didukung Lalu Ditinggal

Senin, 2 September 2024 12:10 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Anies Baswedan menceritakan runtutan kejadian sebelum akhirnya ia batal mendapat tiket maju di Pilkada Jakarta 2024.

Mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu membenarkan telah ditinggalkan oleh empat partai yang awalnya berniat mengusungnya sebagai calon gubernur (cagub).

Keempat partai tersebut adalah NasDem, PKS, PKB, dan PDIP.

Anies menceritakan, mulanya Partai NasDem, PKS, dan PKB meninggalkannya lantaran memilih bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang mengusung Ridwan Kamil-Suswono pada Pilkada Jakarta mendatang.

Baca: Terungkap Bocoran soal Partai Politik Baru Anies Baswedan, Bakal Deklarasikan Setelah Jokowi Lengser

"Yang mengajukan saya menjadi calon gubernur DKI Jakarta ada empat partai, yaitu Partai NasDem, PKB, PKS, dan PDIP," ucap Anies, Minggu (1/9/2024).

"Itu diusulkan DPW, DPD ke DPP-nya, prosesnya berjalan. Kemudian kita tahu ada proses politik, Partai NasDem, PKB, dan PKS bergabung ke dalam KIM sehingga tidak lagi mengusung Anies di Jakarta tapi mengikut garis kebijakan di KIM."

Anies lantas mengungkit deklarasi dukungan yang sempat diberikan Partai NasDem dan PKS untuknya.

Meski akhirnya, Partai NasDem, PKS, dan PKB akhirnya memilih bergabung KIM Plus.

Baca: Pengamat Wanti-wanti Anies jika Benar-benar Mau Buat Partai Politik, Harus Waspada Upaya Penjegalan

Partai terakhir yang sempat memberi sinyal dukungan untuk Anies yakni PDIP.

"Kalau di tingkat DPW sudah semua. PKS dan NasDem sudah mendeklarasikan untuk mengusung Anies Baswedan," ujar Anies.

"Kita tahu ada pergerakan mereka berada di dalam KIM Plus. Dengan PDIP baru muncul sesudah ada putusan MK."

Anies mengklaim, komunikasi dengan PDIP dimulai setelah adanya putusan MK terkait ambang batas pencalonan kepala daerah.

Karena itu, Anies menegaskan komunikasinya dengan PDIP baru terjadi setelah ia tidak lagi diusung NasDem, PKB, dan PKS.

Eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu menyebut, komunikasinya dengan PDIP sudah sampai pada fase final.

Namun akhirnya, PDIP memutuskan untuk mengusung Pramono Anung-Rano Karno pada Pilkada Jakarta mendatang.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Anies Ceritakan Runtutan Gagal Maju Pilgub Jakarta: Awalnya Didukung 4 Partai, Berujung Ditinggal

# Anies Baswedan # Presiden Jokowi # Pilkada 2024 # Pilkada DKI Jakarta # partai oposisi

Editor: Aditya Wisnu Wardana
Video Production: Megan FebryWibowo
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved