Jumat, 1 Mei 2026

Aksi Bersih-bersih di Pulau Bakut, Polairud Polda Kalsel Kumpulkan 1,5 Ton Sampah Plastik

Jumat, 22 Februari 2019 11:48 WIB
Banjarmasin Post

TRIBUN-VIDEO.COM - Ratusan anggota Direktorat Polairud Polda Kalsel mulai dari perwira hingga bintara, ngelurug ke kawasan Jembatan Barito, Kabupaten Barito Kuala, Kamis (21/2/2019) pagi.

Kehadiran mereka ke kawasan tersebut untuk melaksanakan aksi bersih-bersih sampah plastik di kawasan tersebut, terutama di sungai dan sekeliling Pulau Bakut yang merupakan Taman Wisata Alam sekaligus kawasan konservasi.

Tak hanya anggota Polairud beserta ibu-ibu Bhayangkari, aksi bersih-bersih sampah ini melibatkan instansi dan komunitas terkait, seperti KSOP Banjarmasin, Bea Cukai, Basarnas, BKSDA Kalsel, mahasiswa pencinta alam, Sahabat Bekantan, masyarakat sekitar Pulau Bakut hingga komunitas pengemudi kelotok.

Diawali apel bersama di bawah Jembatan Barito, personel gabungan langsung memisahkan diri menjadi beberapa kelompok.

Menggunakan beberapa buah speedboat dan kelotok, mereka menyebar ke beberapa titik di Pulau Bakut.

Tak peduli harus bercebur dan bergelut dengan lumpur, tanpa kenal lelah mereka memunguti berbagai jenis sampah terutama sampah plastik yang berserakan di sekeliling Pulau Bakut.

Tak hanya sampah kecil, sampah berukuran besar pun mereka angkut. Ada yang berupa kasur bahkan ada yang berupa sofa yang memang sengaja dibuang oleh oknum warga yang tak sadar lingkungan.

Khusus sampah-sampah plastik itu mereka masukkan ke dalam plastik besar untuk dikumpulkan. Dalam aksi bersih-bersih ini sedikitnya petugas gabungan berhasil menggaruk sampah yang beratnya sekitar 1,5 ton.

Setelah selesai menggaruk 1,5 ton sampah plastik, mereka melanjutkan aksi penanaman pohon bakau dan rambai di kawasan Pulau Turiak. Aksi bersih-bersih ini ditutup dengan ikrar bersama untuk perang terhadap sampah plastik di sungai dan pantai wilayah Kalimantan Selatan.

Sebagai apresiasi untuk peserta, Polairud menyediakan hadiah uang tunai buat kelompok yang memungut sampah paling banyak dan rela berkotor-kotor ria dalam memungut sampah.

Direktur Polairud Polda Kalsel, Kombes Pol I Made Sukawijaya mengungkapkan, aksi bersih-bersih ini dilaksanakan dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional.

Menurut I Made Sukawijaya, kondisi sampah di Pulau Bakut cukup parah dan sampah yang ditemukan sebagian besar adalah sampah rumah tangga berupa kasur, plastik-plastik botol kemasan minuman dan lain-lain.

"Kita kelilingi pulau tadi, banyak sekali kita temukan sampah-sampah terutama sampah plastik. Kita harapkan masyarakat sekitar tidak lagi membuang sampah plastik di sekitar rumah atau di sungai,"imbaunya.

Diungkapkan I Made Sukawijaya, sampah plastik sangat berbahaya sekali bagi lingkungan. “Karena sampah plastik terurai sangat lama, mencapai ratusan tahun,” tuturnya.

I Made Sukawijaya menambahkan, kegiatan ini akan menjadi program rutin seminggu sekali.

“Tiap hari Jumat kita canangkan pembersihan, karena tugas kami di bidang perairan, jadi terutama sampah di perairan,” pungkasnya.(banjarmasinpost.co.id /Aya Sugiyanto/Budi Arif Rahman Hakim)

Editor: Novri Eka Putra
Sumber: Banjarmasin Post

Tags
   #sampah

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved