Viral Video

Dua Pemuda Tewas Dikeroyok Satpam karena Tak Bisa Tunjukkan STNK Motor, Polisi Ungkap Fakta Lain

Kamis, 21 Februari 2019 10:10 WIB
Tribun Medan

TRIBUN-VIDEO.COM - Dua orang pemuda tewas dikeroyok karena diduga mencuri motor, Selasa (19/2/2019).

Informasi tersebut dibagikan akun Instagram keluarga korban pada Rabu (20/2/2019).

Disebutkan bahwa salah satu korban bernama Stefanus Sihombing bersama temannya yang bernama Silalahi dituduh mencuri motor.

Padahal menurut sang pengunggah, motor tersebut adalah motor milik Stefanus.

Kedua pemuda tersebut dituduh mencuri karena tak membawa STNK sehingga tak dapat menunjukannya.

Keduanya pun kemudian dianiaya oleh sejumlah orang termasuk pihak petugas pengamanan.

Dalam video yang beredar, kedua korban tampak tersungkur dikerumuni banyak orang.

Tampak petugas keamanan (satpam) ikut memukuli atau mengeroyok kedua pemuda tersut.

Akibat tindak penganiayaan tersebut, kedua pemuda itu pun tewas.

Pihak keluarga pun melakukan otopsi dan membuat laporan ke Polsek Percut Sei Tuan.

"Mohon bantuannya kepada teman2 instagram.

Bagi siapapun yg mengenal orang2 yg melakukan tindak penganiayaan dalam video ini tlg kabari saya.

Sepupu saya Stefanus Sihombing bersama temannya Silalahi dituduh maling sepeda motor padahal milik sendiri krn tidak membawa STNK Kemarin 19 FEBRUARI sekitar pukul 18.00 WIB di salah satu universitas di Medan.

Mereka dianiaya hingga meninggal dan sekarang sedang menjalani otopsi.

Kami telah membuat laporan ke Polsek Percut Sei Tuan.

Mohon bantuannya teman2 agar keadilan dapt ditegakkan dan para pelaku dapat ditangkap.

1.Terutama pria berbadan gemuk memakai baju biru dongker,

2. Para satpam,

3. Pria dengan topi kemeja batik biru dan jeans hitam,

4. Pria dengan jaket hoodie biru dongker." keterangan dalam unggahan Instagram keluarga korban.

Disebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di lingkungan Universitas Medan.

Dikutip dari Tribun Medan, Kapolsek Percutseituan Kompol Faidil Zikri membenarkan adanya kejadian dua pemuda tewas dikeroyok karena diduga mencuri.

Faidil menyebutkan kedua pemuda tersebut dikeroyok karena disebut mencuri helm.

Ia pun mengutarakan polisi sudah mengambil keterangan korban yang kehilangan helm.

"Untuk kedua korban, M Arif Gunawan Siregar dan Riana Pratiwi sudah dimintai keterangannya," ujarnya, Rabu (20/2/2019).

Keduanya pun mendapati helmnya benar diambil kedua orang yang sudah dikeroyok massa tersebut.

Atas pengeroyokan yang dilakukan oleh Satpam ini apakah akan dilakukan proses hukum, Kompol Faidil mengutarakan bahwa mereka masih menunggu ada laporan dari keluarga korban yang tewas tersebut.

Informasi yang diperoleh dilapangan salah seorang korban yang tewas tersebut merupakan anak oknum polisi. Namun hal ini belum bisa dibenarkan.

"Belum tahu soal itu karena belum ada laporan," pungkasnya.(Tribun-Video/TribunMedan)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Viral Video Steven Sihombing dan Joni Silalahi Diamuk Massa hingga Tewas, Diduga Maling Helm

ARTIKEL POPULER:

Ditanya Pilih Jokowi atau Prabowo, Begini Jawaban dan Saran Cak Nun

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Video Detik-detik Personel Band Seventeen Diterjang Tsunami di Banten saat Tampil, 2 Orang Meninggal

Editor: Radifan Setiawan
Reporter: Alfin Wahyu Yulianto
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved