Kabar Viral

Istrinya Ditolong Satgas Pamtas seusai Melahirkan, Petani di Papua Ingin Anaknya Jadi Prajurit TNI

Rabu, 20 Februari 2019 09:40 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Komandan Satgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Mayor Inf Erwin Iswari menceritakan kisah seorang petani bernama Geri di pelosok Muara Tami, Papua yang ingin anaknya menjadi prajurit TNI karena istrinya dibantu melahirkan oleh anak buahnya pada Desember 2018 lalu.

Erwin menceritakan, pada mulanya istri Geri (29) melahirkan anaknya secara mandiri di rumah mereka di Kampung Mosso, Muara Tami, Papua pada 26 Desember 2018.

Istri Geri melahirkan anaknya yang kemudian dinamai Messi itu pada pukul 03.00 WIB.

"Sekitar jam tersebut, disini belum ada orang yang bangun maupun sarana transportasi, sementara istri Geri melahirkan sang bayi tanpa pertolongan orang lain," kata Erwin dalam keterangan tertulisnya yang diterima Tribunnews.com pada Selasa (19/2/2019).

Geri kemudian meminta bantuan anggota Pamtas Yonif PR 328/DGH yang bertugas saat itu yakni Kopda Devry.

Karena keterbatasan peralatan, maka Devry segera mengevakuasi Ibu dan anak dengan menggunakan kendaraan yang ada di markas Satgas ke puskesmas terdekat.

"Atas seijin Bintara Kesehatan Kompi (Bakes Ki) A, akhirnya Ibu dan anak yang kemudian diberi nama Messi, berhasil dievakuasi dan dirawat secara layak di Puskesmas terdekat," kata Erwin.

Setelah dua bulan berselang, Erwin mengatakan beberapa anggota Satgas pimpinan Kapten Chk Ghesa Hiastra mengunjungi Geri dan keluarnganya kembali di rumahnya untuk memastikan kondisi istri dan anak Geri.

"Di rumahnya yang sangat sederhana, Geri dan keluarga menyambut hangat dan gembira kedatangan anggota Satgas. Dari hasil pengamatan ketika itu, seluruh anggota Satgas turut gembira dan bahagia, karena Ibu dan anak dalam keadaan sehat wal'afiat," kata Erwin.

Selain itu, sebelumnya Erwin menerima laporan bahwa di rumah Geri tidak ada penerangan yang memadai.

"Maka sebagi gantinya kita pasangkan listrik pengganti lampu teplok yang selama ini mereka gunakan," kata Erwin.

Geri juga menyampaikan rasa terima kasih atas segala bantuan yang diberikan kepada keluarganya.

"Kami sangat senang, dan kami tidak rela kalau nanti mereka (Anggota Satgas) selesai tugas meninggalkan kami. Cinta dan sayang kami sudah melekat dengan Satgas, dan berharap, kalau besar nanti Messi bisa menjadi TNI seperti Bapak-Bapak disini," kata Geri sebagaimana dikutip dari Erwin.

Pada foto yang diterima Tribunnews.com, dari Dinas Penerangan Angkatan Darat tampak tiga anggota TNI berseragam tengah duduk bersama seorang warga Papua di rumah bedinding kayu.

Tampak juga seorang perempuan tengah menggendong bayi yang tengah memejamkan mata di balik sebuah selimut.

Sedangkan pada video yang juga diterima Tribunnews.com dari Dinas Penerangan Angkatan Darat tampak lelaki warga Papua tersebut tengah berbincang dan tertawa bersama anggota TNI berseragam tersebut. (*)

ARTIKEL POPULER:

Ditanya Pilih Jokowi atau Prabowo, Begini Jawaban dan Saran Cak Nun

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Video Detik-detik Personel Band Seventeen Diterjang Tsunami di Banten saat Tampil, 2 Orang Meninggal

Editor: Radifan Setiawan
Reporter: Gita Irawan
Video Production: Octavia Monica Putri
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved