Senin, 20 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Dinilai Kurang Ajar, Iran Tolak Mentah-mentah Seruan Inggris-Jerman agar Setop Ancaman Serang Israel

Rabu, 14 Agustus 2024 11:07 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Inggris, Jerman, dan Prancis telah meminta Iran untuk menghentikan ancaman kepada Israel atas kematian Ismail Haniyeh.

Namun, permintaan itu langsung ditolak dengan tegas oleh Iran.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Naser Kanaani menilai, seruan dari tiga negara Eropa tersebut tidak masuk akal.

Pasalnya, Israel dianggap telah melanggar hukum internasional dengan membunuh Haniyeh di Teheran.

Bagi Iran, tindakan tersebut adalah pelanggaran terhadap kedaulatan negara dan Iran berhak membalas.

Menurut Kanaani, Jerman, Inggris, dan Prancis seharusnya menentang perang di Gaza, bukan malah mendukung Israel.

"Pernyataan E3 dengan kurang ajar mengharuskan Iran untuk tidak menanggapi pelanggaran kedaulatan dan integritas teritorialnya," kata Kanaani, dikutip dari The Times of Israel, Rabu (14/8/2024).

Pada Senin (12/8/2024) malam, Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga menegaskan bahwa negaranya berhak untuk menanggapi setiap agresi.

Pernyataan ini menjawab permintaan dari Kanselir Jerman Olaf Scholz yang mendesak Iran untuk menahan diri menyerang Israel.

Israel memang belum mengakui atau menangapi soal pembunuhan Haniyeh.

Namun, negara tersebut kini dilaporkan sedang bersiap menghadapi kemungkinan pembalasan Iran.

(Tribun-Video.com)

Baca: Tak Mempan Diintimidasi, Iran Tolak Seruan Jerman-AS dan Prancis Hentikan Serangan Besar ke Israel

Baca: Iran Tolak Mentah-mentah Permohonan Eropa: Kami Tidak Perlu Izin untuk Balas Dendam Terhadap Israel

#iran #israel #israelpalestineonflict #inggris #internasional #international #beritainternasional

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Mellinia Pranandari Putri Kristianto
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #Iran   #Inggris   #Jerman

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved