Kamis, 16 April 2026

Terkini Daerah

Kronologi Pembacokan Penjaga Warnet, Berawal dari Cekcok hingga Lempar Botol ke Steling Jualan

Minggu, 17 Februari 2019 23:24 WIB
Tribun Medan

TRIBUN-VIDEO.COM - Aksi pembacokan hebohkan warga Simpang Pemda, Medan Sabtu (16/2/2019) pukul 23.30 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi di warnet MDX Game Online, Medan.

Dilansir Tribun Video dari Tribun Medan, korban merupakan penjaga warnet di daerah Simpang Pemda.

Video detik-detik pembacokan tersebut juga beredar luas di media sosial.

Dalam video yang beredar, pria bertubuh gempal yang mengenakan baju berwarna biru tampak mengayunkan senjata tajam (parang) yang ada ditangannya.

Pria tersebut juga tampak emosi dan juga memaksa masuk ke warnet.

Seorang laki-laki terlihat menahan pria berbaju biru tersebut agar tak masuk ke warnet.

Sambil terus mengayunkan parangnya dan melontarkan beberapa kalimat, pria tersebut terus memaksa masuk ke dalam warnet.

Tak berselang lama, pelaku berhasil masuk ke dalam warnet dan langsung mengarahkan parangnya ke korban.

Tampak beberapa orang melerai dan menjauhkan pelaku dari korban.

Korban kemudian keluar warnet dengan tangan terluka parah.

Sedangkan pelaku, masih tampak emosi dan melontarkan beberapa kalimat kepada korban.

Korban yang terluka, langsung dibawa ke RSUP Adam Malik Medan.

Kronologi Kejadian

Menurut informasi yang diperoleh dari warga sekitar, Sinuraya mengatakan, kejadian bermula saat sepeda motor dipinjam terlalu lama.

Motor tersebut milik penjual gorengan dekat warnet MDX Game Online.

Penjual gorengan tersebut lalu terlibat cekcok karena tak terima sepeda motornya terlambat dikembalikan.

Kemudian, korban bersama 3 temannya keluar warnet untuk melihat keributan tersebut.

Namun, pemilik kios gorengan mengatakan 'apa kalian lihat-lihat'.

Tidak senang dengan teguran si pemilik kios gorengan, si operator warnet ini memecahkan botol ke steling jualan.

Empat orang yang melihat penjual gorengan tersebut ribut, tidak ada yang mau mengaku siapa yang melempar botol tersebut.

"Jadi di kios gorengan ini ribut mulut karena soal pinjam kereta (sepeda motor) yang kelamaan dipulangkan. Jadi si penjaga warnet dan tiga kawannya yang lain keluar melihat keributan tersebut. Namun pemilik warung mengatakan 'apa kalian lihat-lihat'. Mungkin karena tidak senang dengan teguran si pemilik warung, si operator warnet ini memecahkan botol ke steling jualan," katanya.

Kemudian di cek melalui CCTV untuk mengetahui siapa pelaku yang lempar botol.

Ternyata pelempar botol adalah operator warnet (penjaga warnet).

Pemilik kios gorengan emosi dan berniat membawa parang.

Namun, karena ditahan oleh sang istri, pemilik kios gorengan tersebut mengurungkan niatnya.

Lalu, pemilik kios menelepon abangnya karena warungnya diganggu.

Mendapat kabar tersebut, si abang datang dengan membawa parang.

Meski sudah ditahan, tetapi ia tetap tidak bisa dicegah.

Sehingga, dibacoklah si penjaga warnet tersebut dengan menggunakan parang.

"Dicek melalui CCTV lah siapa pelaku yang lempar botol. Ternyata mereka tanda bahwa pelaku itu operator warnet. Pemilik warung emosi mau bawa parang tapi karena ditahan sama istrinya tidak jadi. Pemiliknya nelpon si abangnya karena warungnya diganggu. Mendapat kabar tersebut, si Abang ini datang bawa parang. Meski sudah dicegah namun tetap tidak bisa sehingga dibacok la si penjaga warnet ini," katanya. (Tribun-Video.com/Firdausi Rohmah RA)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Heboh Aksi Pembacokan Operator Warnet oleh Pria Bertubuh Gempal, Ini Kesaksian Warga

ARTIKEL POPULER:

Ditanya Pilih Jokowi atau Prabowo, Begini Jawaban dan Saran Cak Nun

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Video Detik-detik Personel Band Seventeen Diterjang Tsunami di Banten saat Tampil, 2 Orang Meninggal

Editor: Radifan Setiawan
Sumber: Tribun Medan

Tags
   #kasus pembacokan   #Medan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved