Minggu, 19 April 2026

VIRAL NEWS

Kemarahan PM Lebanon Pasca Israel Bom Beirut & Targetkan Hizbullah,Desak PBB Segera Bertindak

Rabu, 31 Juli 2024 10:13 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Perdana Menteri Lebanon, Najib Mikati marah hingga mengutuk serangan Israel terhadap pinggiran selatan Ibu Kota Lebanon, Beirut, pada Selasa (30/7/2024) malam lalu.

Israel disebut tidak menghormati kedaulatan Lebanon dengan menyerang wilayah Lebanon.

Pemimpin Lebanon itu meminta komunitas internasional seperti PBB untuk menekan Israel agar menghentikan agresinya.

Baca: Israel Tak Gubris Larangan AS, Timur Tengah Memanas Usai IDF Nekat Bombardir Beirut, 3 Orang Tewas

Ia menegaskan bahwa pemerintah Lebanon dapat mengambil tindakan untuk merespons agresi Israel.

Najib Mikati menjelaskan bahwa pemerintah Lebanon akan menggelar pertemuan setelah serangan Israel.

Pernyataan ini disampaikan setelah Israel menembakkan beberapa rudal ke sebuah gedung.

Di mana yang ditembakan di sekitar Dewan Syura Hizbullah di Haret Hreik di pinggiran selatan Beirut pada Selasa malam.

Baca: Israel Nekat Bombardir Beirut Meski Dilarang AS, Timur Tengah Memanas, Komandan Hizbullah Tewas

Sebelumnya, Israel melakukan serangan udara di pinggiran Beirut, Lebanon, pada Selasa (30/7/2024) malam lalu dengan dalih menargetkan markas kelompok Hizbullah di sana.

Israel mengonfirmasi serangan itu untuk menargetkan pemimpin Hizbullah, Fuad Shukr, yang dianggap sebagai target yang paling diincar Israel dan sekutunya, Amerika Serikat (AS), selama ini.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Perdana Menteri Lebanon Marah setelah Israel Ngebom Beirut dan Targetkan Hizbullah

Program: Viral News
Host: Sandy Yuanita
Editor Video: Rahmat Gilang Maulana
Uploader: bagus gema praditiya sukirman

# Israel # Lebanon # Hizbullah # IDF # Beirut

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Sandy Yuanita
Video Production: Rahmat Gilang Maulana
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Israel   #Beirut   #Lebanon   #Hizbullah

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved