Sabtu, 25 April 2026

Mancanegara

Adegan di Pembukaan Olimpiade Paris Dianggap Hina Perjamuan Terakhir, Penyelenggara Minta Maaf

Selasa, 30 Juli 2024 17:51 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Panitia penyelenggara Olimpiade Paris 2024 meminta maaf kepada umat Kristen dan pihak lain yang tersinggung dengan adegan menyerupai Perjamuan Terakhir selama upacara pembukaan Olimpiade.

Dalam acara pembukaan tersebut terdapat adegan yang menyerupai lukisan Perjamuan Terakhir karya Leonardo da Vinci yang menampilkan penari waria dan model transgender.

Menurut penyelenggara, adegan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran "tentang absurditas kekerasan antarmanusia".

Akan tetapi, hal itu telah menimbulkan kesan tidak mengenakkan pada kalangan kelompok agama di seluruh dunia.

Gereja Katolik di Prancis menyatakan pihaknya menyesalkan upacara yang “meliputi adegan ejekan dan hinaan terhadap agama Kristen”.

Baca: Prabowo Rela Hujan-hujanan Demi Semangati Kontingen Indonesia di Olimpiade Paris 2024

Kontroversi tersebut sampai ke Vatikan. Uskup Agung Charles Scicluna menghubungi Duta Besar Prancis di Malta untuk mengeluhkan “penghinaan yang tidak berdasar” tersebut, dilansir The Guardian.

Saat menanggapi kontroversi tersebut, pihak penyelenggara Olimpiade meminta maaf kepada semua pihak yang tersinggung.

"Jelas tidak pernah ada niat untuk menunjukkan rasa tidak hormat kepada kelompok agama mana pun. [Upacara pembukaan] bertujuan untuk merayakan toleransi masyarakat," kata juru bicara Olimpiade Paris 2024, Anne Descamps, dalam konferensi pers, dikutip dari AP.

Baca: Timnas Israel Jadi Olok-olokan di Olimpiade Paris 2024, Poster Juara Olahraga Membunuh Tersebar

“Kami yakin ambisi ini tercapai. Jika ada yang tersinggung, kami benar-benar minta maaf,” lanjutnya.

Sementara itu, direktur artistik upacara pembukaan, Thomas Jolly, mengatakan bahwa subversi agama tidak pernah menjadi tujuannya.

“Keinginan saya bukanlah untuk bersikap subversif, atau mengejek atau mengejutkan,” kata Jolly.

Jolly juga membantah bahwa “Perjamuan Terakhir” menjadi rujukan dalam acara tersebut.

Ia mengatakan idenya adalah untuk menggelar festival pagan besar yang berhubungan dengan dewa-dewa Olympus.

“Cukup jelas, Dionysus-lah yang datang ke meja makan. Mengapa dia ada di sana? Karena Dionysus adalah dewa pesta Yunani (...) dan anggur, dan merupakan ayah dari Sequana, dewi sungai Seine,” kata Jolly.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Penyelenggara Minta Maaf atas Adegan 'Perjamuan Terakhir' dalam Pembukaan Olimpiade Paris 2024

# olimpiade paris # kristen # perjamuan terakhir # penghinaan # olimpiade

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Video Production: Lalu Yusuf Wibisono
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved