Terkini Daerah
Polres Jember Ungkap Prostitusi, Modus Pakai Warung hingga Keponakan Dipekerjakan Muncikari
TRIBUN-VIDEO.COM - Lokasi prostitusi yang berada di Jalan Raya Jember - Banyuwangi, di perbatasan antara Kecamatan Sumbersari dan Pakusari merupakan salah satu lokasi prostitusi lawas di Jember.
Kawasan itu sudah lama diketahui sebagai salah satu titik prostitusi di Jember.
Lokasi itu pula yang digerebek oleh jajaran Polres Jember, Rabu (13/2/2019) malam.
Polisi mendapati dua warung di kawasan itu menyediakan 'bilik' untuk pelacuran.
Warung itu milik Damang Mahayu (32) dan Misnati (48), keduanya warga Kecamatan Sumbersari, Jember.
Polisi menetapkan dua orang ini sebagai tersangka dengan jeratan Pasal 296 KUHP junto Pasal 506 KUHP karena dengan sengaja menyediakan tempat untuk melakukan perbuatan cabul dengan cara mempekerjakan perempuan dan mengambil keuntungan dari pelacuran.
Koordinator Laznah Pembinaan Akhlak Islamiyah (LPAI) Jember Ustad Abu Bakar menyebut, lokasi prostitusi itu sudah ada sejak tahun 1985.
"Sudah lama, sudah puluhan tahun, bukan hanya dua tahun. Bisa saja orang itu masih melakukan ini dua tahun, tapi lokasi situ sudah ada sejak dulu dan dikenal sebagai lokasi prostitusi. Karenanya, saya berterimakasih kepada Pak Kapolres yang mau merazia tempat itu dan semoga ada efek jerak supaya tidak dijadikan lagi lokasi prostitusi," kata Abu Bakar saat mengikuti rilis di Mapolres Jember, Kamis (14/2/2019).
Menurutnya, lokasi tersebut meresahkan warga. Karenanya, ada warga yang mengadu ke LPAI, kemudian diteruskan ke Polres Jember.
Setelah mendapatkan pengaduan itu, Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo memerintahkan razia di tempat tersebut. Pada razia Rabu (13/2/2019) polisi mendapati praktik prostitusi di dua warung tersebut.
Bahkan, di tempat Damang, ada pria yang berperan sebagai makelar sementara keponakannya berperan sebagai PSK. Makelar itu diketahui bernama Jamat (45) warga Kecamatan Kabat, Banyuwangi. Dia memberikan pekerjaan di warung Damang kepada sang keponakan YA (27). Rupanya pekerjaan itu sebagai PSK.
"Ada yang masih bersaudara, paman dan keponakan. Keponakannya minta dicarikan pekerjaan, dan oleh pamannya dicarikan pekerjaan di warung salah satu tersangka, ternyata sebagai PSK," kata Kusworo.
Dalam penggerebekan itu, polisi menemukan tiga orang PSK (bukan empat seperti dalam berita sebelumnya). Ketiganya berinisial YA, R (37) dan LN (38). Ketiga PSK ini memakai warung Damang dan Misnati.
Di belakang kedua warung itu, ada bilik kecil yang biasa dipakai untuk transaksi seksual. "Tarif antara Rp 80 ribu sampai Rp 120.000. Biasanya PSK membayar Rp 20.000 untuk kamar kecil yang disewakan itu," kata Kusworo.
Kepada polisi, salah satu pemilik warung, Damang mengaku baru mendirikan warung tersebut dua tahun terakhir. Dia mengakui menyediakan tempat untuk praktik prostitusi tersebut.
Kusworo menegaskan, pengungkapan lokasi prostitusi itu merupakan bentuk sinergitas pemerintah (umara) dan ulama.
Sementara itu, dari informasi yang dihimpun Surya, kawasan perbatasan antara SUmbersari dan Pakusari itu dikenal lama sebagai salah satu titik prostitusi di Jember. Khalayak mengenalnya dengan sebutan 'Dolog'. Lokasi pelacuran tidak hanya dilakukan di warung, namun ada yang dilakukan di tepi sawah di belakang sejumlah bangunan gudang di kawasan tersebut. (Surya/Sri Wahyunik)
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Razia Lokalisasi Lawas di Jember, Polisi Tangkap Pria yang Jual Keponakan Sebagai PSK
ARTIKEL POPULER:
Ditanya Pilih Jokowi atau Prabowo, Begini Jawaban dan Saran Cak Nun
Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya
Video Detik-detik Personel Band Seventeen Diterjang Tsunami di Banten saat Tampil, 2 Orang Meninggal
Sumber: Surya
Tribunnews Update
Macet Arus Balik di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Capai 15 Kilometer, Pengemudi Terjebak 6 Jam
Selasa, 31 Maret 2026
Saksi Kata
Nyawa Anggota DPRD Jember Terancam saat Bongkar BBM Subsidi Ilegal hingga Aksi Kejar-kejaran
Senin, 30 Maret 2026
Tribunnews Update
Ledakan Masjid di Jember Belum Terungkap, Lemari Besi hingga Cairan Misterius Diselidiki Polisi
Rabu, 18 Maret 2026
Terkini Daerah
Kesaksian Muadzin soal Sumber Ledakan di Masjid Raya Jember, Berasal dari Etalase Penyimpanan Sarung
Selasa, 17 Maret 2026
Tribunnews Update
Dampak Ledakan Dahsyat di Masjid Jember yang Bersumber dari Depan Kamar Mandi, Plafon & Roster Jebol
Selasa, 17 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.