Local Experience
Upacara Adat Naik Dango, Ungkapan Rasa Syukur Suku Dayak Kanayatn atas Hasil Panen
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Upacara adat Naik Dango yang juga dikenal dengan Gawai Dayak merupakan bentuk kearifan lokal suku Dayak Kanayatn yang merupakan perkembangan dari pertunjukan kesenian.
Upacara adat Naik Dango memiliki tujuan untuk menghaturkan rasa syukur terhadap Nek Jubata atau sang Pencipta atas berkah berupa hasil panen padi.
Selain itu, Naik Dango juga memiliki maksud agar hasil panen di tahun berikutnya juga bisa berlimpah.
Sehari sebelum ritual Naik Dango, masyarakat harus melaksanakan Batutu, yakni memasak beberapa makanan sebagai simbol hasil pertanian masyarakat.
Makanan yang diolah yakni beras ketan yang dimasak di dalam bambu berukuran besar dan tumpi (semacam roti cucur).
Upacara adat Naik Dango ditandai dengan menyimpan seikat padi yang baru dipanen ke dalam lumbung padi (dango) oleh setiap kepala keluarga keturunan suku Dayak yang bertani atau berladang.
Setelah diletakkan di dalam dango, selanjutnya dilaksanakan upacara Nyangahatn atau disebut juga Barema, di saat inilah doa-doa Pamane atau tetua adat dipanjatkan kepada sang Pencipta atau Nek Jubata.
Bagian penting dalam upacara Naik Dango adalah Nyangahatn. Dalam prosesnya Tingkakok Nimang Padi, simbol yang mengingatkan proses turunnya padi dari Jubata atau sang Pencipta kepada manusia.(*)
Video Production: Eftian Rio Prayoga
Sumber: Tribunnews.com
Local Experience
Dibudidayakan di Sungai Deras, Ikan Mas Berok Citorek Tembus Harga Fantastis
5 hari lalu
Local Experience
Nekat Resign dari Startup, Novi Buktikan Ayam Salto Bisa Tembus Omzet Fantastis
6 hari lalu
Local Experience
Kuliner Legendaris Bogor: Toge Goreng Turun-Temurun dari Zaman Dulu
Rabu, 15 April 2026
Local Experience
Dari Satu Roti Maryam, Lahir Bisnis Frozen Food Bernilai Ratusan Juta
Selasa, 14 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.