TRIBUNNEWS UPDATE
Gagal Cegah Serangan Hamas, Kepala Intelijen Israel Pilih Mengundurkan Diri, Internal IDF Bertikai
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Gagal mencegah serangan Hamas, Kepala Intelijen Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Mayor Jenderal Aharon Haliva mengundurkan diri.
Haliva bakal mengundurkan diri beberapa minggu kedepan.
Baca: Fakta 5 Kader NU Temui Presiden Israel & Tersenyum saat Foto Bareng, Terancam Sanksi Dipecat
Persiapan pengunduran diri itu diungkap oleh The Jerusalem Post pada Selasa (16/7).
Haliva sebenarnya telah mengumumkan pengunduran dirinya pada April lalu.
Kemudian pada awal Mei, Kepala Staf IDF Letnan Jenderal Herzi Halevi mengumumkan pengganti Haliva.
Sosok pengganti Haliva merupakan orang nomor dua di Komando Operasi IDF Shlomi Binder.
Pergantian jabatan Kepala Intelijen IDF itu disebut bakal memakan waktu.
Namun pergantian kepemimpinan itu ditargetkan selesai pada pertengahan Juni.
Baca: Tokoh NU yang Temui Presiden Israel Diduga Langgar Aturan, Gus Yahya Sebut akan Diberi Sanksi Tegas
The Jerusalem Post juga melaporkan internal pejabat IDF sedang bergejolak.
Para pejabat IDF dikabarkan saling bertikai meskipun militer Israel secara resmi menyangkal. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
# TRIBUNNEWS UPDATE # Israel # perang # Hamas # Palestina # Gaza
Reporter: Umi Wakhidah
Video Production: valencia frida varendy
Sumber: Tribun Video
Mancanegara
SELAT HORMUZ BAKAL DIBUKA 2 MINGGU Menyusul Trump Umumkan Gencatan Sementara
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Israel vs Iran: Trump Setujui 10 Poin Gencatan Senjata, Warga Iran Rayakan Kemenangan
5 hari lalu
Berita Terkini
Iran Ancam Hancurkan Kilang Minyak Timur Tengah, Desak Militer Amerika Serikat Segera Mundur
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Perang Timur Tengah: AS Serang Kharg Sebelum Gencatan Senjata, Trump Didesak Dimakzulkan
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: China Latihan Perang, Israel Hancur Dibom Tandan IRGC, Warga AS Desak "Trump Out"
5 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.