Terkini Nasional

Alasan di Balik Mahalnya Tarif Tiket Pesawat

Senin, 11 Februari 2019 14:00 WIB
TribunTravel.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Akhir-akhir ini moda transportasi pesawat terbang mengalami kenaikan tarif.

Banyak yang menyayangkan kenaikan tarif tiket pesawat terbang yang belakangan ini mengalami kenaikan drastis.

Mengutip dari Kompas.com, pada hakikatnya penerbangan itu adalah "mahal".

Alasan mahalnya penerbangan ini dikarenakan oleh ongkos operasional yang juga tinggi.

Sebelumnya, kita sering dimanjakan dengan 'low cost carrier', yang banyak ditawarkan oleh penerbangan berbiaya murah.

Sehingga, pada saat itu kita terjebak dalam ruang maindset 'penerbangan berbiaya murah'.

Pada dasarnya penerbangan biaya murah hanya sebuah strategi marketing atau model bisnis.

Model bisnis dan strategi marketing tersebut sebabkan pemotongan biaya-biaya yang dianggap tidak perlu untuk dibebankan kepada penumpang.

Misalnya biaya makan minum, fasilitas bagasi, dan beberapa sektor lain.

Hingga banyak maskapai penerbangan yang berlomba-lomba menurunkan harga karena persaingan dan alasan lain.

Pada dasarnya biaya operasi dan jasa penerbangan memanglah tinggi.

Banyak maskapai yang menurunkan harga untuk mengejar persaingan penerbangan berbiaya murah.

Harga murah tersebut banyak membius masyarakat luas, dan menganggap penerbangan ternyata bisa diselenggarakan dengan biaya murah.

Dikutip Tribun Travel dari Kompas.com, penjualan tiket dengan biaya murah pasti hanya terjadi pada waktu-waktu tertentu saja, seperti low season.

Atau juga bisa terjadi pada pesawat baru yang belum memerlukan perawatan tingkat sedang dan overhaul tingkat berat.

Terlepas dari mahalnya tiket penerbangan, dalam perspektif Indonesia sebagai negara kepulauan yang sangat luas, jaringan perhubungan udara menjadi sangat penting dan bernilai strategis.

Sementara itu, dikutip dari TribunSumsel.com, Marketing Sriwijaya Air Palembang, Okta Wulandari menjelaskan alasan mengapa sejumlah maskapai menaikkan tarif tiket pesawat.

Untuk maskapai Sriwijaya Air, kenaikan tarif tersebut terjadi lantaran mengikuti aturan dari Garuda Group.

Sriwijaya Air diketahui memang telah menjadi bagian dari Group Garuda Indonesia.

Garuda Group sendiri menerapkan kebijakan penjualan, komisi dan lainnya sesuai dengan kebijakan baru yang telah ditetapkan.

Namun Okta menjelaskan hal itu tidak terjadi pada maskapai yang ada dalam Garuda Group saja.

Hampir semua maskapai juga saat ini menerapkan aturan yang sama.

"Bukan hanya Sriwijaya Air dan Nam Air saja yang menyesuaikan harga tiket tapi maskapai lain juga."

"Jadi kami tidak khawatir kehilangan penumpang karena semuanya juga menyesuaikan tarif," ujar Okta.

(Tribuntravel.com/ Ayumiftakhul)

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul Mengapa Harga Tiket Pesawat Naik? Simak Alasan di Balik Mahalnya Tarif Tiket Pesawat

ARTIKEL POPULER

Baca: Foto-foto Ali Mochtar Ngabalin sedang Dirawat di Rumah Sakit

Baca: Sang Suami Terjerat Kasus Ujaran Kebencian, Mulan Jameela Jenguk Ahmad Dhani di Rutan Medaeng

Baca: Oknum Guru Diduga Mencabuli Murid SD Tidak Ada di Sekolah

 

TONTON JUGA:

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Aprilia Saraswati
Sumber: TribunTravel.com
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved