Terkini Metropolitan
Bikin Sertifikat Tanah Bayar Rp500 Ribu, Ketua DPRD Tangsel: Wajarlah
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir
TRIBUN-VIDEO.COM, PAMULANG - Ketua DPRD Tangerang Selatan (Tangsel), Mohamad Ramlie menyebut wajar jika dalam mengurus sertifikat tanah, mengeluarkan kocek sebanyak Rp500 ribu.
Baginya jika uang yang dikeluarkan sebesar Rp2 juta ke atas baru dianggap tidak wajar.
"Ada juga yang menyampaikan ke saya, kan artinya meteran harus dibeli, segala macam harus dibeli, benar enggak? Orang ngukur segala macam masa enggak ada itu sama sekali, wajar dong. Kan begitu, kalau yang di batas kewajaran. Yang enggak boleh itu minta lima juta, dua juta. Tapi kalau buat beli meterai wajar," ujar Ramlie selepas menghadiri Musrenbang di Kantor Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangsel, Kamis (7/2/2019).
"Wajarlah, wajar itu sih," tambahnya.
Namun saat ditekankan angka Rp2 juta untuk mengurus sertifikat tanah, yang menjadi bagian program nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) itu, Ramlie kembali berkilah.
"Juta-jutaan kan tanahnya luas, ada masalah, bisa jadi untuk menyelesaikan masalah. Apa lagi kalau itu tanah, yang waris segala macam. Mungkin ada uang tanda tangan. Itu kan lain, secara kebetulan dia kena uang itu karena buat biaya ini biaya itu. Bukan buat administrasi," ujarnya.
Ramlie menyebut biaya pengurusan sampai berjuta-juta itu bukan biaya administrasi PTSL.
"Tergantung persoalannya, kan bisa jadi dia belum balik nama, dia belum balik nama surat, dia minta tanda tangan, dimintain uang buat tanda tangan pemilik asal itu dua juta, ya wajar apa lagi tanahnya luas. Itu kan persoalannya bukan biaya PTSL. Biaya bagaimana dia mempunyai hak, itu kan banyak terjadi," ujarnya.
Ketika ditanyakan terkait kasus, ada warga yang dimintakan uang hingga Rp 2 juta untuk pengurusan sertifikat tanah yang ujungnya diserahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu, Ramlie mengaku belum mengetahuinya.
"Kalau itu sampai dengan saat ini saya belum dengar begitu jelas tapi, banyaknya persoalan seperti itu. Tapi saya sudah senang itu tadi Pak Lurah akan menyampaikan edaran," ujarnya. (*)
ARTIKEL POPULER:
Baca: Cara Mematikan Laporan Pesan Kita Sudah Dibaca atau Centang Biru di WhatsApp
Baca: Sempat Ada Tuduhan soal Anggaran Bocor sampai Rp500 Triliun, Ini tanggapan Jokowi
Baca: Viral Ratusan Pengendara Motor Melintas di Tol Dalam Kota, Begini Penjelasan Polisi
TONTON JUGA:
Sumber: TribunJakarta
Live Update
Jaga Kondusivitas, Perwakilan Masyarakat Gelar Aksi Damai di Depan Gedung DPRD Tangsel
Selasa, 2 September 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.