Selasa, 14 April 2026

VIRAL NEWS

Update Perang Israel-Hamas: Netanyahu Terancam 'Digulung' Hizbullah, 900 IDF Mau Mundur dari Militer

Senin, 1 Juli 2024 13:26 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sebanyak 900 perwira kapten dan pangkat utama Pasukan Pertahanan Israel (IDF) meminta berhenti dari militer.

Akibatnya, Israel terancam krisis pasukan di tengah menghadapi tantangan signifikan tahun ini dalam peperangan.

Selain itu, pengajuan pengunduran diri ini juga menandakan masalah mendesak bagi pemimpin militer.

Terlebih yang sudah bergulat dengan kerugian besar di front utara dan selatan.

Baca: Israel Krisis Militer, 900 Kapten IDF Mundur saat 5000 Tentara Cadangan Ogah Balik ke Gaza

Dibandingkan tahun sebelumnnya, angka itu naik 100 hingga 120 perwira.

Laporan itu menggambarkan peningkatan tajam jumlah perwira yang ingin berhenti sebagai kriris yang terjadi pada negara, bukan hanya militer saja.

Permintaan pemberhentian ini terjadi ketika lembaga keamanan dan militer Israel memperingatkan risiko.

Yakni soal tidak memperpanjang usia pengecualian dari dinas militer di camp pendudukan bagi tentara cadangan.

Baca: Nangkring di Markas IDF, Tank Merkava dan Kendaraan Namira Israel Dilumat Bola Api Hizbullah

Badan keamanan dan militer Israel telah memperingatkan, akan bahaya bagi pemerintahan jika usia pengecualian tidak diperpanjang.

Dilaporkan, beberapa tentara cadangan Israel memilih untuk tidak kembali berperang di Gaza, meskipun ada potensi konsekuensi disipliner.

Sebab, militer Israel tengah menghadapi banyak korban jiwa di Jalur Gaza.

Sebelumnya diketahui, militer saat ini sedang berupaya membentuk divisi cadangan baru karena kebutuhan mendesak akan ribuan tentara tambahan.

(Tribun-Voideo.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 900 Perwira IDF Minta Berhenti, Militer Israel Krisis Pasukan, Tentara Cadangan Ogah Balik ke Gaza

# Israel  # Gaza # Pasukan Pertahanan Israel (IDF)

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Sandy Yuanita
Video Production: Januar Imani Ramadhan
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved