Selasa, 28 April 2026

Local Experience

Sejarah Gedung Setan Surabaya, Disebut sebut Banyak Penampakan Noni Belanda

Kamis, 27 Juni 2024 12:50 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Gedung Setan di Jalan Banyu Urip Wetan Jika dilihat dari kasat mata, bangunan tua itu terlihat besar dan angker.

Terlebih jika saat malam hari, terlihat gelap seperti tak berpenghuni.

Gedung Setan sendiri dulunya adalah bekas Kantor Gubernur Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) di Jawa Timur dan berdiri sejak tahun 1809.

Setelah VOC bangkrut dan tidak lagi tinggal di Indonesia, bangunan lawas dua lantai ini menjadi milik Dokter Teng Sioe Hie.

Akan tetapi, bangunan ini tidak dijadikan tempat tinggal oleh Dokter Teng Sioe Hie.

Sebab, seiring kepergian VOC, lahan kosong di kanan-kiri gedung dijadikan tempat pemakaman Tionghoa.

Oleh karena itu, warga menyebut bangunan ini sebagai 'Gedung Setan'.

Pasalnya, lokasi gedung yang usianya sudah sekitar 200 tahun berada di tengah area pemakaman Tionghoa.

Meski terlihat angker dan saat malam hari gelap, 'Gedung Setan' ini memiliki penghuni sekitar 40 KK.

Mayoritas penghuni merupakan generasi keempat pengungsi Tionghoa sejak tahun 1948.(*)

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Eftian Rio Prayoga
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Local Experience   #Surabaya   #Angker   #Tionghoa

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved