Sejarah Hari Ini
Awal Mula Frasa "Syariat Islam" Dihapus dan Diganti Jadi "Ketuhanan Yang Maha Esa" dalam Pancasila
TRIBUN-VIDEO.COM - Tribunners, Pancasila berawal dari Piagam Jakarta yang ditandatangani pada 22 Juni 1945 oleh Panitia Sembilan BPUPKI.
Kala itu, sila pertama sempat menuai polemik gara-gara ada frasa "Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya".
Sejumlah tokoh menyampaikan keberatannya karena frasa ini bisa berdampak besar terutama bagi penganut agama lain.
Baca: RINGKASAN Perang Israel Vs Hamas: Tahanan Palestina Dibebaskan, Israel Siapkan Kuburan Massal
Sementara itu kelompok Islam tetap mempertahankan posisi mereka.
Sehari setelah proklamasi yakni 18 Agustus 1945, Wakil Presiden Mohammad Hatta menyampaikan perlunya perubahan penting atas Pembukaan dan Batang Tubuh UUD.
Baca: Musuh Israel Bertambah! Armenia Akui Negara Palestina hingga Israel Langsung Beri Teguran Keras
Hatta juga mendapat laporan bahwa orang-orang Kristen di wilayah Timur Indonesia mengancam tak akan bergabung jika sila pertama tersebut tak diubah.
Singkat cerita, atas peran Hatta untuk melakukan penyesuaian, maka sila pertama dapat diubah menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa.
(TribunVideo.com)
Program: Viral News
VO: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor Video: Januar Imani Ramadhan
Uploader: bagus gema praditiya sukirman
# piagam jakarta # moh hatta # sejarah # panitia 9 # bpupki # pancasila
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Januar Imani Ramadhan
Sumber: Tribunnews.com
Viral News
WANITA LAPOR Pemuda Pancasila setelah HPnya Hilang saat Diservis di Medan, Ini Hasilnya
Jumat, 24 April 2026
Live Tribunnews Update
Kronologi Rumah di Tangsel Ditembok Ormas, Bermula dari Jual Beli yang Dilakukan Secara Lisan
Rabu, 22 April 2026
Terkini Daerah
Sempat Jadi Pegawai Terbaik, Kepala Samsat Soetta Dinonaktifkan KDM Karena Masalah Layanan Pajak
Jumat, 10 April 2026
Viral
Detik-detik Atap Gate 7 Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta Jebol saat Hujan Lebat
Selasa, 7 April 2026
Local Experience
Kamar Presiden Soekarno di Loji Gandrung, Ruang Bersejarah di Rumah Dinas Wali Kota Surakarta
Minggu, 5 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.