TRIBUNNEWS UPDATE
Pasukan Laut AS Menjerit Terjebak Tempur Lawan Houthi Tanpa Henti, Lebih Parah dari Perang Dunia II
TRIBUN-VIDEO.COM - Angkatan Laut AS mengakui pasukannya terjebak dalam pertempuran dengan Houthi Yaman di Laut Merah.
Pasukan Angkatan Laut ini mengaku, berperang dengan Houthi seperti menjalani perang dunia II.
Para pemimpin AS menegaskan bahwa pertempuran di laut merah adalah pertempuran paling intens yang dijalani pasukan AL sejak perang dunia II.
Bahkan, AS mengaku bahwa pihaknya tak kunjung mencapai kemenangan padahal sudah menggandeng sejumlah negara pendukung.
Baca: Amerika Serikat Disebut Gagal di Front Laut, Sayyed Abdul-Malik Al-Houthi: Eskalasi Masih Berlanjut
Dari laporan Badan Intelijen Pertahanan AS, setidaknya 175 operasi dilancarkan oleh Houthi sejak 19 November 2023.
Lebih dari 30 perusahaan harus mengubah rute mereka agar tidak menjadi sasaran.
Akibatnya, pengiriman peti kemas di Laut Merah anjlok hingga 90 persen sejak Desember 2023.
Dampak lainnya yakni jarak perjalanan yang jauh lebih besar.
Baca: Houthi & Syiak Irak Bersatu, 2 Kota Metropolitan Penghasil Cuan di Israel Habis Dihantam Rudal
Sehingga ada peningkatan biaya bahan bakar hingga jutaan dolar AS setiap kali perjalanan.
Hampir setiap hari, kecuali selama bulan suci Ramadhan, Houthi meluncurkan rudal, drone atau jenis serangan lainnya di Laut Merah, Teluk Aden dan Selat Bab el-Mandeb yang sempit yang menghubungkan jalur laut dan memisahkan Afrika dari Semenanjung Arab.
Houthi juga telah menembak jatuh beberapa drone MQ-9 Reaper dengan sistem rudal permukaan-ke-udara. (Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang dengan judul: US Navy faces its most intense combat since World War II against Yemen’s Iran-backed Houthi rebels
Program: Tribunnews Update
Host: Nila Irda
Editor Video: Mellinia Pranandari
Uploader: Ramadhan Aji Prakoso
# Pasukan AS # Laut Merah # Houthi # Perang Dunia ke II
Reporter: Nila
Video Production: Mellinia Pranandari Putri Kristianto
Sumber: Tribun Video
Berita Terkini
Momen Haru Kepulangan Kapal Induk USS Gerald R Ford dari Timur Tengah, Pasukan Disambut Keluarga
2 hari lalu
Tribunnews Update
Prancis dan Inggris Siapkan Operasi Hormuz, Kapal Induk Charles de Gaulle Bergerak ke Laut Merah
Kamis, 7 Mei 2026
Tribunnews Update
Kapal Induk Prancis Mendekat ke Laut Merah, Operasi Selat Hormuz Tunggu Syarat Keamanan
Kamis, 7 Mei 2026
Tribunnews Update
Alasan Prancis Kirim Kapal Perang ke Laut Merah, Bantu Pulihkan Selat Hormuz Usai Konflik Iran-AS
Kamis, 7 Mei 2026
Berita Terkini
Respons Kaja Kallas soal Penarikan Pasukan AS dari Jerman: Saya Tidak Bisa Baca Pikiran Trump
Selasa, 5 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.