TRIBUN-VIDEO UPDATE
Militer Israel Sebut Hamas Bersembunyi di Ruang Kelas Sekolah PBB di Nuseirat, 9 Orang Tewas
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Militer Israel pada Kamis (6/6/2024) mengecam organisasi-organisasi media internasional yang menyiarkan kabar terkait serangan udara IDF ke sekolah UNRWA.
Pihaknya menyebut bahwa para media terjebak dalam taktik Hamas.
Seperti diketahui, pada Rabu (5/6/2024), sekolah Al-Sardi di kamp pengungsi Nuseirat, Jalur Gaza tengah diserang oleh IDF.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara IDF, Laksamana Muda Daniel Hagari, dalam sebuah konferensi pers.
Baca: Aktifkan Sistem Pertahanan Udara Buatan Iran, Rudal Sayyad-2 Hizbullah Buat Nyali Jet Israel Ciut
Dikutip dari The Times of Israel, Hagari juga mengungkap sembilan anggota Hamas dan Jihad Islam yang tewas dalam serangan itu.
Hagari menegaskan Hamas dan Jihad Islam justru mengarahkan serangan dari arah sekolah.
Ia juga mengklaim, dua perlawanan Palestina itu mengeksploitasi sekolah yang menjadi tempat berlindung warga Palestina.
Menurut Hagari, Hamas telah merencanakan banyak serangan dari balik sekolah yang dijadikan markas itu.
Baca: Rangkuman Israel-Hamas: 2 Kapal Bawa Amunisi Diserang, AS Khawatir Perang IDF di Lebanon Pantik Iran
Namun, juru bicara IDF itu mengatakan bahwa pasukannya telah menghentikan bom waktu.
"Para teroris di dalam sekolah ini merencanakan lebih banyak serangan terhadap warga Israel, beberapa di antaranya akan segera terjadi. Kami menghentikan bom waktu," kata Hagari.
Lebih lanjut, Hagari menyatakan bahwa ada sekira 30 pejuang Palestina dalam tiga ruangan kelas di sekolah PBB tersebut.
Ia mengklaim, beberapa dari mereka yang tewas, sebelumnya ikut berpartisipasi dalam serangan pada 7 Oktober 2023 lalu.
"Hamas mengobarkan perang dari sekolah dan rumah sakit. Hamas berharap bahwa hukum internasional dan simpati publik akan menjadi tameng bagi kegiatan militernya, itulah sebabnya mereka secara sistematis beroperasi dari sekolah, fasilitas PBB, rumah sakit, dan masjid," lanjut Hagari, seraya menekankan bahwa hal ini merupakan kejahatan perang yang harus dikecam oleh masyarakat internasional.
(Tribun-Video.com)
Artikel telah tayang di sini
# Militer Israel # Hamas # sekolah # PBB # Nuseirat
Reporter: Isti Ira Kartika Sari
Video Production: Erwin Joko Prasetyo
Sumber: Tribun Video
Nasional
Jokowi Mengaku Siap Memperlihatkan Ijazah Asli Miliknya Mulai dari Sekolah Dasar hingga Kuliah
Sabtu, 11 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Israel Kembali Targetkan Hizbullah, Badan Keamanan Lebanon Konfirmasi 13 Petugas Keamanan Tewas
Sabtu, 11 April 2026
Tribunnews Update
PBB Kecam Serangan yang Tewaskan Pasukan UNIFIL Indonesia, Sebut Insiden Kejahatan Perang
Jumat, 10 April 2026
LIVE UPDATE
Terlanjur Geram! Keluarga Korban Perundungan SMA Pertiwi 2 Padang Lapor Polisi, Lampirkan Bukti Ini
Jumat, 10 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Rusia Ancam Trump, Negara NATO Beri Info Intel ke Teheran, Pasukan Israel Sekarat
Jumat, 10 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.