Selasa, 21 April 2026

Local Experience

Ritual Cowongan, Tradisi Unik Pemanggil Hujan di Banyumas Jawa Tengah

Rabu, 5 Juni 2024 14:55 WIB
Kompas.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Cowongan merupakan suatu tradisi memanggil hujan yang sudah ada sejak nenek moyang dan berkembang di wilayah Banyumas dan sekitarnya.

Cowong adalah boneka yang terbuat dari batok tempurung kelapa yang dihias sedemikian rupa hingga mirip wajah perempuan.

Konon dahulu saat kemarau panjang, ada sepasang suami istri yang sangat tua bernama Ki Jayaraga dan Nyi Jayaraga.

Mereka melakukan tirakat selama 40 hari 40 malam untuk meminta petunjuk kepada Yang Maha Kuasa supaya hujan segera turun.

Setelah tirakat selesai, mereka mendapatkan wangsit untuk segera mmengambil siwur yang terbuat dari batok kelapa dari rumah warga yang di dalamnya terdapat tiga orang janda.

Baru satu malam, siwur tersebut berbicara kepada Nyai Jayaraga untuk didandani seperti seorang wanita dan minta dipanggil Nini Cowong.

Nini Cowong kemudian meminta Ki Jayaraga dan istrinya untuk menggoyang-goyangkannya sambil menyanyi lagu Siwur Tukung.

Setelah satu lagu selesai, terdengar bunyi petir yang sangat keras dan hujan turun dengan lebat selama tujuh hari tujuh malam.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Mengenal Begalan dan Cowongan, Tradisi Banyumas yang Masih Lestari

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Muh Rosikhuddin
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved